Rouhani: Kepentingan Nasional, Prioritas Pemerintah Iran
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, pendekatan pemerintah Republik Islam adalah mengambil keputusan dengan hati-hati dan bijaksana berdasarkan kriteria agama, moral dan kepentingan nasional Iran.
"Kepentingan nasional dan Revolusi Islam merupakan prioritas pemerintah Republik Islam Iran," kata Hassan Rouhani dalam pidatonya di acara penutupan Festival Syahid Mohammad Ali Rajai, Senin (29/8/2016) seperti dilansir situs informasi Kepresidenan Iran.
Ia menyinggung kesepakatan nuklir, JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif), dan menjelaskan, JCPOA berarti bahwa kekuatan politik Iran mendunia dan para diplomat Iran berhasil mencabut resolusi anti-Tehran.
"Hari ini, dinding sanksi terhadap Republik Islam Iran telah runtuh dan kondisi perbankan, finansial, investasi, ekspor dan impor barang serta jasa telah menjadi lebih mudah, "ujarnya.
Rouhani lebih lanjut menilai program reformasi kesehatan dalam tiga tahun lalu sebagai langkah yang sangat penting dan bernilai yang dilakukan oleh pemerintah.
Ia menuturkan, sekarang, masyarakat dapat menikmati pelayanan medis dengan biaya lebih murah, pelayanan dan penghormatan yang lebih bagus, waktu yang lebih singkat dan tanpa susah payah, di mana pekerjaan ini sangat bernilai besar.
"Republik Islam Iran bergerak menuju swasembada di sektor pertaninan. Saat ini terdapat sekitar 14 juta ton gandum di gudang-gudang negara itu, "pungkasnya. (RA)