Rahbar: Peningkatan Kemampuan Pertahanan, Hak Mutlak Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i19291-rahbar_peningkatan_kemampuan_pertahanan_hak_mutlak_iran
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar meninjau teknologi-teknologi mutakhir, buatan dalam negeri dan berbasis ilmu pengetahuan milik Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 31, 2016 22:36 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran
    Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar meninjau teknologi-teknologi mutakhir, buatan dalam negeri dan berbasis ilmu pengetahuan milik Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Rabu (31/8) setelah melakukan peninjauan atas teknologi-teknologi mutakhir Angkatan Bersenjata Iran di hadapan para menteri, pejabat pemerintah, peneliti dan pakar Kementerian Pertahanan Iran menegaskan, peningkatan kemampuan pertahanan dan serangan adalah hak mutlak dan tak terbantahkan Republik Islam Iran.

Kemajuan-kemajuan yang dicapai di industri pertahanan Iran, katanya, adalah buah dari gerakan besar ilmu pengetahuan negara ini dalam beberapa tahun terakhir.

"Ilmuwan muda Iran berhasil mematahkan batas-batas ilmu pengetahuan, pasalnya kemajuan di berbagai bidang, merupakan peluang dicapainya kemajuan-kemajuan baru di bidang-bidang yang lain," tutur Rahbar.

Ia menekankan urgensi berlanjutnya proses peningkatan kemampuan Iran dan mengatakan, di dunia yang didominasi oleh kekuatan-kekuatan arogan, kolonialis dan memiliki nilai-nilai moral, nurani dan kemanusiaan yang sangat minim, serta sama sekali tidak ragu untuk melakukan agresi ke negara-negara lain dan membunuh manusia-manusia tidak berdosa, pengembangan industri pertahanan dan serangan, sepenuhnya merupakan hal yang wajar, karena kekuatan-kekuatan itu akan selalu mengganggu keamanan selama tidak merasakan adanya kekuatan dari sebuah negara.

Rahbar mengaku puas atas perstasi-prestasi yang diraih di industri pertahanan Iran dan menerangkan, Iran, untuk memperluas industri pertahanannya tidak mengenal batas, dan di saat yang sama melarang senjata-senjata pembunuh massal seperti senjata kimia dan nuklir, berdasarkan landasan keyakinan dan agamanya.

Terkait keberatan sebagian kekuatan imperialis dunia atas pembelian komponen-komponen pertahanan Iran dari beberapa negara, Rahbar menjelaskan, kekuatan-kekuatan imperialis dunia yang mengklaim rasionalitas dan keadilan, serta berbicara soal kelayakan moral negara-negara lain sehingga bisa atau tidak memiliki sebagian peralatan pertahanan, dirinya sendiri sama sekali tidak pernah mematuhi satupun prinsip moral.

Menurut Ayatullah Khamenei, dosa terbesar pemerintah berkuasa Amerika Serikat adalah menciptakan jaringan-jaringan teroris berbahaya.

Ia menambahkan, pemerintah Amerika dalam tampilan luarnya, menyerang sebuah kelompok teroris dan mengecualikan kelompok teroris lainnya, hal ini berarti bahwa kedaulatan politik bertumpu pada akhlak.

Rahbar mengungkapkan, jika kita membayangkan bahwa perundingan dengan Amerika dapat mencapai kesepahaman dan kesamanan-kesamaan pandangan, itu keliru.

"Pengalaman membuktikan, Amerika dalam perundingan selalu berusaha memaksakan kehendak-kehendaknya ketimbang mencari kesepahaman," pungkasnya. (HS)