Iran Sebut Penunjukan Pelapor Khusus HAM tidak Dapat Diterima
Sekretaris Dewan Tinggi Iran untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan bahwa penunjukan pelapor khusus PBB untuk urusan HAM di Iran, tidak bisa dibenarkan dan tidak dapat diterima.
Mohammad Javad Larijani menegaskan bahwa penunjukan itu merupakan hasil dari standar ganda negara tertentu dan pendekatan selektif mereka dalam kerangka Dewan HAM PBB. Demikian dikutip kantor berita IRNA, Sabtu (3/9/2016).
Pelapor Khusus PBB untuk Situasi HAM di Iran, Ahmed Shaheed menulis dalam akun twitter-nya pada hari Rabu bahwa aktivis HAM Pakistan, Asma Jahangir akan menggantikannya.
Pada Juni 2011, Dewan HAM PBB atas tekanan Amerika Serikat dan sekutunya, menunjuk mantan Menteri Luar Negeri Maladewa Ahmed Shaheed sebagai pelapor khusus untuk Iran. Dewan memperpanjang mandatnya pada Maret 2016 lalu.
Pergantian tersebut lebih cepat satu tahun sebelum Shaheed menyelesaikan masa tugasnya.
Tehran menganggap pergantian mendadak itu sebagai bukti dari kegagalan dan ketidakefektifan pelapor khusus PBB untuk Republik Islam Iran. (RM)