Rouhani: Iran-Vietnam Perluas Kerjasama Regional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i22495-rouhani_iran_vietnam_perluas_kerjasama_regional
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Republik Islam dan Vietnam memiliki kapasitas luas untuk saling bekerjasama yang menguntungkan kedua bangsa.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 06, 2016 15:38 Asia/Jakarta
  • Rouhani: Iran-Vietnam Perluas Kerjasama Regional

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Republik Islam dan Vietnam memiliki kapasitas luas untuk saling bekerjasama yang menguntungkan kedua bangsa.

Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Nguyen Xuan Phuc, Perdana Menteri Vietnam di Hanoi, Kamis (6/10/2016).

 

Ia menambahkan, penguatan hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara termasuk Vietnam selalu penting bagi Iran.

 

"Pasca pelaksanaan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan pencabutan sanksi, tercipta landasan yang baik untuk memperluas hubungan ekonomi antara Republik Islam Iran dan Vietnam, di mana hal ini mengharuskan penguatan kerjasama perbankan," ujarnya seperti dilansir situs informasi kepresidenan Iran.

 

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Tran Dai Quang, mitranya di Vietnam, Rouhani menilai pertemuan pemimpin kedua negara sebagai tanda keinginan dan tekad politik untuk meningkatkan hubungan bilateral.

 

"Bangsa Republik Islam Iran tertarik untuk memperkuat hubungan dengan bangsa yang kuat dan bersahabat seperti Vietnam," pungkasnya.

 

Sementara itu, PM Vietnam menyatakan bahwa negaranya menekankan proses perluasan hubungan dengan Iran.

 

"Vietnam akan berusaha untuk bekerjasama penuh dan meningkatkan upayanya guna memaksimalkan nilai perdagangan antarkedua negara ke angka yang lebih tinggi dari dua miliar dolar," kata Nguyen Xuan Phuc.

 

Ia menambahkan, periode pasca JCPOA menciptakan peluang baik untuk meningkatkan kerjasama, dan tidak diragukan lagi bahwa kunjungan Presiden Iran ke Vietnam akan menjadi titik balik dalam penguatkan kerjasama Hanoi-Tehran.

 

Kunjungan Presiden Iran ke Vietnam yang didampingi delegasi tinggi politik dan ekonomi negara itu merupakan bagian dari safarinya ke kawasan Asia Tenggara yang dimulai pada Rabu. (RA)