Rouhani: Iran-Malaysia Bertekad Perluas Kerjasama Bilateral
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, tekad Tehran dan Kuala Lumpur adalah menciptakan hubungan yang lebih erat dan memperluas kerjasama bilateral.
Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Tan Sri Pandikar Amin Mulia, Ketua Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Sabtu (8/10/2016) ketika menyinggung pembicarannya dengan Dato' Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak, Perdana Menteri negara Asia Tenggara ini.
"Kepasitas-kapasitas yang ada di kedua negara harus dimanfaatkan untuk secepatnya menciptakan hubungan yang baik," kata Rouhani.
Ia menambahkan, Iran dan Malaysia bertekad untuk mengembalikan level hubungannya ke tahap periode sebelum sanksi, dan di tahap berikutnya adalah mempercepat peningkatan volume perdagangan kedua negara, di mana dukungan dan penguatan kerjasama parlemen kedua negara akan mempercepat proses ini.
Rouhani lebih lanjut menyatakan kesiapan Iran untuk menciptakan hubungan yang lebih baik di antara pemerintahan dan parlemen kedua negara.
"Perluasan hubungan ekonomi, budaya, sains dan parlemen akan menguntungkan bangsa Republik Islam Iran dan Malaysia serta kawasan," ujarnya.
Presiden Iran lebih lanjut menyinggung kondisi di kawasan dan dunia. Ia menuturkan, tanggung jawab agama, moral dan kemanusiaan untuk menciptakan persatuan di dunia Islam dalam kondisi sekarang adalah berlipat ganda.
Iran dan Malaysia, lanjut Rouhani, bisa membantu untuk menyelesaikan persoalan umat Islam melalui peningkatan koordinasi.
Di bagian lain statemennya, Presiden Iran menekankan pentingnya penguatan dasar-dasar hidup berdampingan secara damai di antara pengikut semua agama dan mazhab.
"Tidak ada jalan lain untuk memperkuat stabilitas dan keamanan di negara-negara kecuali dengan cara meningkatkan toleransi. Landasan agama Islam adalah memperkuat kesamaan dan menghindari perselisihan dan perpecahan," spungkasnya.
Sementara itu, Tan Sri Pandikar Amin Mulia mengatakan bahwa parlemen Malaysia mendukung peningkatan dan penguatan hubungan dengan Iran di semua bidang. (RA)