Iran Sambut Pemilihan Aoun sebagai Presiden Baru Lebanon
Presiden Iran Hassan Rouhani mengucapkan selamat kepada Michel Aoun atas pemilihannya sebagai presiden baru Lebanon, dan berharap hubungan Tehran-Beirut akan meningkat selama masa jabatannya.
Dalam sebuah kontak telepon pada Senin (31/10/2016), Rouhani menyebut pemilihan itu sebagai manifestasi perdamaian dan kemenangan demokrasi bagi semua kubu politik di Lebanon.
Ia menambahkan bahwa Republik Islam Iran siap untuk memperluas hubungan dengan Lebanon di berbagai bidang seperti politik, ekonomi dan budaya.
"Iran percaya bahwa pemilihan ini, yang dilakukan dalam sebuah persaingan yang sehat dan bebas adalah bukan kemenangan satu kubu politik tertentu," ujarnya.
"Ini adalah manifestasi dari kerukunan semua etnis di Lebanon dan sebuah kemenangan besar bagi bangsa Lebanon," lanjutnya.
Rouhani menandaskan Iran selalu menggarisbawahi bahwa jika tekanan asing terhadap Lebanon diangkat, rakyat akan mampu memilih pemimpin mereka.
"Anda sekarang memikul tanggung jawab yang sangat berat di tengah situasi yang sensitif. Timur Tengah sedang menghadapi dua ancaman, yaitu pertumbuhan Takfiri dan kelompok teroris serta arogansi penjajah Zionis. Kami yakin pemilihan ini akan memperkuat resistensi Libanon dalam menghadapi ancaman tersebut," kata Rouhani.
Sementara itu, Michel Aoun menyampaikan terima kasih atas ucapan selamat dari presiden Iran, dan mengatakan Beirut selalu menyerukan perluasan hubungan dengan Tehran.
"Dukungan Iran untuk persatuan Lebanon sangat penting dan pemerintah Beirut senantiasa berupaya untuk memperkuat persatuan nasional," tambahnya.
Berbicara tentang pentingnya untuk memahami situasi regional di tengah ancaman kelompok teroris dan rezim Zionis, Aoun menegaskan Lebanon siap menghadapi segala bentuk ancaman yang datang dari kelompok teroris dan Israel. (RM)