Rouhani: 13 Aban, Simbol Perlawanan Anti Imperialis
Presiden Iran Hassan Rouhani menilai 13 Aban sebagai simbol perlawanan terhadap imperialisme.
Dalam pertemuan Dewan Tinggi Revolusi Budaya, Selasa (1/11/2016) malam, Rouhani menyebut kebangkitan Imam Khomeini ra dan ulama dalam perang melawan imperialisme sebagai salah satu dari prestasi Hauzah Ilmiah.
"Pada 13 Aban, Imam Khomeini diasingkan ke Turki karena menentang undang-undang Kapitulasi. Hari bersejarah ini adalah simbol perlawanan terhadap imperialisme asing di samping despotisme dalam negeri," tambahnya.
Menurut Rouhani, kebersamaan rakyat, mahasiswa dan pelajar dengan kebangkitan Imam Khomeini merupakan sebuah reaksi alamiah bangsa terhadap imperialisme dan despotisme dan mereka menjadikan 13 Aban sebagai gerakan nasional melawan segala bentuk imperialisme.
37 tahun silam (13 Aban atau November 1979), mahasiswa Iran menduduki Kedutaan Besar Amerika Serikat di Tehran yang dijadikan sarang spionase oleh Washington.
Setiap tahun, warga Iran terutama kalangan pelajar memperingati peristiwa 13 Aban sebagai Hari Anti-Imperialisme Sedunia dan simbol perlawanan terhadap imperialisme global.
Warga Iran turun ke jalan-jalan untuk menyuarakan kelanjutan perlawanan terhadap imperialisme dan meneriakkan slogan-slogan anti-Amerika. Di Tehran, peringatan Hari Anti-Imperialisme Sedunia digelar di area bekas Kedubes AS, yang kini dijadikan sebagai museum. (RM)