Iran Kritik Resolusi Usulan Kanada terhadap Suriah
Duta Besar Iran untuk PBB, Gholamali Khoshroo mengatakan, draft resolusi anti-Suriah yang disponsori oleh Kanada benar-benar jauh dari realitas yang sedang terjadi di Suriah.
Menurutnya, draft resolusi itu sama sekali tidak menyinggung masalah utama Suriah yaitu aktivitas kelompok teroris di negara tersebut.
Ia mengungkapkan hal itu sebelum dimulainya pertemuan Majelis Umum PBB untuk membahas draft usulan Kanada terhadap Suriah, Jumat (9/12/2016) malam, seperti dilaporkan kantor berita IRIB.
”Resolusi ini adalah sebuah dokumen sepihak, yang benar-benar jauh dari realitas yang sedang berlangsung di Suriah," tegas Khoshroo.
Dia menandaskan bahwa para teroris yang didukung oleh sebagian negara Barat dan Arab, bertanggung jawab atas kekacauan dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Suriah.
Para teroris, ujar Khoshroo, telah menyebarkan ketakutan dan teror di tengah rakyat Suriah dan menggunakan mereka sebagai perisai manusia.
Diplomat Iran ini kemudian melontarkan pertanyaan kepada para pendukung draf resolusi anti-Suriah termasuk Inggris, yaitu mengapa kalian justru mencela negara-negara yang sedang memerangi teroris di Suriah?
"Jika negara kalian diduduki oleh kelompok-kelompok teroris, lalu apa yang akan kalian lakukan? Apakah kalian tidak melancarkan operasi militer untuk menghancurkan teroris?," pungkasnya.
Untuk menyelesaikan krisis Suriah, kata Khoshroo, kegiatan kelompok teroris di negara itu harus diakhiri dan sekaligus melanjutkan upaya untuk mencapai sebuah solusi politik berdasarkan perundingan intra-Suriah tanpa pra-syarat.
"Atas dasar ini, Republik Islam Iran memberikan suara menolak terhadap resolusi tersebut," tambahnya.
Pada Jumat malam, draf resolusi Kanada terhadap Suriah disahkan di Majelis Umum PBB dengan 122 suara setuju, 13 menolak dan 36 abstain. (RM)