Rouhani: Iran, Negara yang Damai dan Bersahabat
-
Hassan Rouhani
Presiden Iran mengatakan, Republik Islam Iran sepanjang sejarah selalu berusaha mewujudkan perdamaian dan persahabatan.
Hassan Rouhani, Presiden Iran, Sabtu (28/1) dalam acara konvensi pariwisata internasional, WFTGA 2017 di Tehran mengatakan, di Iran, hidup damai di antara para pengikut agama Tuhan bisa disaksikan di dekat masjid-masjid dan gereja, dan di Parlemen Iran kita punya perwakilan agama Zoroaster, Kristen dan Yahudi, yang bekerjasama dengan perwakilan Muslim.
Rouhani menambahkan, salah satu tujuan luhur bangsa Iran dengan budaya dan peradaban 7000 tahunnya di kawasan dan dunia adalah menghubungkan bangsa-bangsa.
Menurut Rouhani, sekarang bukan masanya di antara bangsa-bangsa dunia dibangun tembok pembatas. Jika ada tembok pembatas yang memisahkan bangsa-bangsa dunia maka harus dicabut dan jarak di antara mereka harus dihilangkan.
Presiden Iran menjelaskan, Tehran siap membantu memerangi terorisme di tempat manapun di dunia ini.
"Patut disyukuri hari ini, terorisme di kawasan sedang mengalami keruntuhan," ujarnya.
Rouhani juga menyinggung dukungan Iran atas masyarakat tidak bersalah di kawasan dalam melawan terorisme dan menuturkan, jika tidak ada bantuan Iran kepada masyarakat dan militer Irak serta Suriah, hari ini para teroris pasti sudah berkuasa di Baghdad dan Damaskus.
Presiden Iran menilai salah satu buah berharga Revolusi Islam adalah kemuliaan rakyat Iran.
"Pengelolaan negara berdasarkan demokrasi bersumber dari kota suara rakyat, juga merupakan salah satu prestasi penting lain yang diraih berkat Revolusi Islam Iran," pungkasnya. (HS)