Presiden Iran Akan ke Oman dan Kuwait
-
Hassan Rouhani
Presiden Iran, Hassan Rouhani, merencanakan kunjungan sehari ke Oman dan Kuwait, dua negara Arab di pesisir di Teluk Persia, guna membahas mekanisme peningkatan hubungan timbal balik dan transformasi regional terbaru.
Memimpin delegasi pejabat tinggi, Rouhani akan meninggalkan Tehran menuju Muscat pada hari Rabu dalam kunjungan perdanananya ke negara itu atas undangan Sultan Oman Qaboos bin Said al Said. Demikian dikemukakan Kepala Staf Presiden Iran untuk urusan komunikasi dan informasi, Parviz Esmaeili, pada Senin (13/02/2017).
Ditambahkannya bahwa presiden Iran akan mengadakan perundingan tertutup dengan Sultan Qaboos sementara delegasi senior kedua negara juga akan berdialog.
Ditegaskannya bahwa Presiden Rouhani akan berangkat ke Kuwait City pada Rabu atas undangan Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah.
Menurut rencana, Presiden Iran akan berdialog dengan Emir Kuwait, Perdana Menteri Jaber al-Mubarak al-Hamad al-Sabah dan Menteri Luar Negeri Sheikh Sabah al-Khalid al-Hamad al-Sabah.
Ditambahkannya bahwa delegasi Iran dan Kuwait juga telah merencanakan perundingan.
Presiden Iran akan mengakhiri tur ke dua negara Arab dan kembali ke Tehran pada Rabu malam.(MZ)