Khatib Tehran: Palestina Adalah Prioritas Politik Luar Negeri Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i33440-khatib_tehran_palestina_adalah_prioritas_politik_luar_negeri_iran
Khatib Shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani menyatakan, masalah Palestina merupakan prioritas politik luar negeri Republik Islam Iran dan prioritas dunia Islam.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 24, 2017 15:21 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Kermani
    Ayatullah Kermani

Khatib Shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani menyatakan, masalah Palestina merupakan prioritas politik luar negeri Republik Islam Iran dan prioritas dunia Islam.

Ayatullah Kermani pada pidato shalat Jumat di Tehran (24/02/2017), menyinggung pelaksanaan Konferensi Internasional Dukungan untuk Intifada Palestina di Tehran dan mengatakan, sebagaimana dalam agama Islam penguasaan orang-orang kafir terhadap orang Muslim dan bumi Islam adalah haram, maka masalah dukungan terhadap rakyat Palestina serta perlawanan terhadap berlanjutnya penjajahan rezim Zionis, menjadi prioritas utama politik luar negeri Republik Islam.

 

Kermani menjelaskan bahwa kepentingan nasional Iran di kawasan telah terikat dengan masalah Palestina dan menjelaskan, "Kejahatan rezim Zionis di hadapan bangsa Palestina, pembantaian, pengungsian dan pengusiran warga Palestina dari tanah air mereka, tidak akan pernah terlupakan."

 

Menyinggung makar pembentukan rezim ilegal Zionis di bumi Palestina, Ayatullah Kermani mengatakan, "Penciptaan wilayah Yahudi-Zionis dengan tujuan memberikan identitas kolektif ilegal, telah dirancang oleh Inggris dan kemudian didukung Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat."

 

Imam shalat Jumat Tehran menilai tujuan pembentukan rezim ilegal Zionis di kawasan sensitif Timur Tengah adalah dalam rangka melemahkan negara-negara dan pemerintahan Islam regional.

 

Dikatakannya, Amerika Serikat dan Inggris bersama sejumlah negara Barat menciptakan rezim Zionis seperti tumor di jantung negara-negara Islam di Timur Tengah, untuk menguasai sumber-sumber alam dan energi regional.

 

Menurutnya, meski berbagai tekanan dari sejumlah negara Barat dan Arab regional, muqawama Palestina tetap akan berdiri tegak melawan rezim Israel serta akan mengalahkan para pendukungnya.

 

Di bagian akhir pidatonya, Ayatullah Kermani memaparkan, Iranphobia, Islamphobia dan penistaan terhadap Nabi Muhammad Saw di Eropa, adalah dampak dari infiltrasi lobi Zionis di Barat dan Amerika Serikat.(MZ)