Tekad Kuat Iran Bela Kesetaraan Hak Pria dan Wanita
-
Gholamali Khoshroo
Utusan tetap Republik Islam Iran di PBB mengatakan, Iran memiliki keyakinan kokoh untuk menjaga kemuliaan perempuan dan membela kesetaraan hak antara wanita dan pria serta pemberdayaan wanita untuk kemandirian kerja.
IRNA (18/3) melaporkan, Gholamali Khoshroo, Duta Besar Iran di PBB, Jumat (17/3) dalam sidang Komisi Status Perempuan PBB, CSW ke-61 di New York, Amerika Serikat, menilai penerapan sanksi atas berbagai jenis hijab wanita merupakan hambatan bagi upaya pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi.
Ia menuturkan, penerapan sanksi atas segala jenis hijab termasuk salah satu bentuk kebijakan tidak adil yang diberlakukan sejumlah negara dan merupakan ancaman serius bagi upaya pemberdayaan wanita di sektor ekonomi.
Khoshroo juga menyinggung kondisi berlanjutnya jenjang pendidikan bagi perempuan di Iran dan menerangkan, bagian penting dari konsentrasi proyek-proyek kewirausahaan di Iran difokuskan pada pemberdayaan kaum perempuan untuk membuka lapangan kerja mandiri, mengenal teknologi terkini dan pemasaran di dunia maya.
Utusan tetap Iran di PBB itu menyebut kesuksesan lebih dari 6000 kandidat perempuan dalam pemilu dewan kota dan desa di Iran sebagai bukti dari keberhasilan pemberdayaan wanita di negara ini.
"Sekitar 20 persen posisi di lembaga legislatif dan penentu kebijakan di level eksekutif, berada di tangan perempuan dan jumlah ini terus mengalami peningkatan," ujarnya.
Sidang Komisi Status Perempuan PBB, CSW ke-61 dibuka 13 Maret 2017 dan ditutup hari Jumat (17/3) di markas PBB di New York. (HS)