Rouhani: Pemerintah Akan Segera Ciptakan Lapangan Kerja Baru
https://parstoday.ir/id/news/iran-i35264-rouhani_pemerintah_akan_segera_ciptakan_lapangan_kerja_baru
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani menyatakan, mengingat penamaan tahun ini dengan "Tahun Ekonomi Muqaawama: Produksi dan Ketenagakerjaan" oleh Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, maka peresmian program pengadaan lapangan kerja menjadi prioritas utama pemerintah Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 30, 2017 15:42 Asia/Jakarta
  • Rouhani di Gilan
    Rouhani di Gilan

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani menyatakan, mengingat penamaan tahun ini dengan "Tahun Ekonomi Muqaawama: Produksi dan Ketenagakerjaan" oleh Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, maka peresmian program pengadaan lapangan kerja menjadi prioritas utama pemerintah Iran.

Hal itu dikatakan Rouhani pada Kamis (30/3/2017), setibanya di provinsi Gilan, Iran utara, dan dalam rangka menjelaskan kunjungannya ke provinsi ini. Dikatakannya, dalam kunjungan ini akan dibahas seluruh janji yang telah diberikan kepada masyarakat Gilan.

 

Menyinggung peresmian 17 program pembangunan di Gilan, Rouhani mengatakan, "Dengan peresmian proyek-proyek tersebut, maka akan tercipta 3.600 lapangan kerja baru."

 

Dia juga menyinggung persmian dua dermaga di Pelabuhan Kaspian di zona bebas Anzali dan mengatakan, peresmian dua dermaga tersebut akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Anzali dan Gilan.

 

Rouhani juga mengatakan bahwa jalur kereta api Rasht-Astara termasuk di antara proyek penting lain di provinsi Gilan dan mengatakan, "Pelaksanaan proyek tersebut maka seluruh jalur KA dari Bandar Abbas, di selatan Iran, akan tersambungkan hingga ke Moskow, dan produk-produk transit dapat menggunakan jalur tersebut.

 

Presiden Iran juga mengkonfirmasikan partisipasi Republik Azerbaijan dalam pembangunan jalur rel kereta api Rasht-Astara dan mengatakan, "Implementeasi proyek penting KA Qazvin-Rasht-Astara, merupakan transformasi positif ekonomi dan budaya di provinsi Gilan."(MZ)