Daras Akhlak Ayatullah Sayid Ali Khamenei: Dampak Taubat dalam Pengampunan Dosa Sebelumnya
-
Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
Ayatullah Sayid Ali Khamenei sebagaimana ulama lainnya dalam kuliah Fiqih dan Ushul Fiqihnya dalam sepekan mengkhususkan sehari untuk menyampaikan syarah atas hadis-hadis akhlak yang berkaitan dengan masyarakat. Sumber hadis berasal dari buku as-Syafi fi al-'Aqaid, al-Akhlaq wa al-Ahkam dan al-Amali. Kali ini beliau berbicara tentang "Dampak Taubat dalam Pengampunan Dosa Sebelumnya".
Taubat yang dilakukan dan kembali dari perilaku buruk membuat Allah Swt tidak mencatatnya sebagai dosa dari perbuatan buruk yang telah dilakukannya.
Namun, bila manusia di akhir hidupnya, di usia tua dan mendekati kematian tidak mengubah perilakunya dengan perilaku yang baik, maka dosa akibat perbuatan buruk di hari tua dan dosa sebelumnya dihitung semua. Dengan demikian, hadis ini mengatakan kepada kita agar dalam setiap kesempatan kita berusaha dari sekarang untuk memperbaiki perilaku kita. Yakni, di usia yang tersisa diserahkan semuanya kepada kita, sementara yang telah lewat, tidak bisa kembali.
Apa yang dikatakan bahwa "dari usia yang ada", manusia tidak tahu berapa lama lagi umurnya akan berakhir. Para pemuda biasanya berkata bahwa ucapan ini biasa disampaikan orang-orang tua. Tapi pada hakikatnya ucapan ini bukan hanya milik orang tua, karena mereka yang masih muda juga tidak tahu hidup sampai kapan. Tidak seorang pun yang mendapat jaminan dari Allah Swt bahwa usianya sampai usia tertentu.