Amir Abdollahian: Pengokohan Hubungan Iran dan Rusia Urgen bagi Kawasan
Asisten khusus ketua parlemen Iran untuk urusan internasional, Hossein Amir Abdollahian mengatakan, pengokohan hubungan Iran dan Rusia sangat penting, berpengaruh dan menguntungkan kedua bangsa serta berujung pada stabilitas keamanan dan ketenangan kawasan.
Menurut laporan IRNA, Amir Abdollahian Sabtu (8/4) saat bertemu dengan Dubes Rusia di Tehran, Levan Jagaryan seraya mengisyaratkan transformasi kawasan mengatakan, langkah Suriah memerangi terorisme dan fokus pada solusi politik patut dipuji dan kerjasama Tehran-Moskow juga sangat membantu proses ini.
“Harus ada batasan jelas antara kelompok teroris dan kubu oposisi Suriah. Dan teroris tidak memiliki hak untuk berunding dengan pemerintah Damaskus,” ungkap Abdollahian.
Asisten khusus ketua parlemen Iran ini menyebut berlanjutnya serangan militer Arab Saudi terhadap Yaman dan pembantaian warga tak berdosa negara ini sebagai aksi yang tak termaafkan. “Agresi militer Arab Saudi terhadap Yaman dan berlanjutnya penumpasan di Bahrain membuat kawasan semakin keruh dan tak aman,” kata Amir Abdollahian.
Sementara itu, Levan Jagaryan di pertemuan tersebut seraya mengisyaratkan proses yang terus meningkat di hubungan Iran dan Rusia baik di sektor internal, regional dan internasional mengatakan, Tehran di kawasan memiliki posisi sangat penting dan peran Republik Islam Iran tidak dapat dipungkiri.
“Sikap Rusia dan Iran terkait Suriah dan sejumlah transformasi kawasan sangat dekat dan Tehran serta Moskow memainkan peran signifikan di perang kontra terorisme di Damaskus,” ungkap Levan Jagaryan.
Dubes Rusia di Tehran seraya mengisyaratkan transformasi Suriah, Yaman, Bahrain dan Libya menjelaskan, “Moskow mendukung solusi politik dan dialog untuk membantu penyelesaian krisis regional. Sangat penting konsultasi antara Tehran dan Moskow terus dilanjutkan demi membantu solusi krisis di kawasan.” (MF)