Ayatullah Makarem Shirazi Reaksi Pemboman di Mesir
Seorang Marji Besar Taklid di kota Qom, selatan Provinsi Tehran, ibukota Republik Islam Iran mengecam serangan teroris terhadap dua gereja di Mesir dan menilai pembebasan dari gelombang kekerasan dan teror memerlukan tekad yang serius dari semua pemerintah.
Ayatullah Naser Makarem Shirazi dalam sebuah pernyataan mengungkapkan simpatinya kepada para keluarga korban serangan bom di dua gereja di kota Tanta dan Alexandria Mesir yang merenggut nyawa sekitar 46 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.
"Pembebasan dari gelombang kekerasan dan teror memerlukan tekad serius dari semua pemerintah dan para pemimpin agama dunia untuk tidak mendukung dan untuk berlepas tangan dari kelompok-kelompok Takfiri ini," ujarnya seperti dilansir IRNA, Rabu (12/4/2017).
Menurut pernyataan tersebut, kelompok-kelompok Takfiri dan anti-agama setiap hari di belahan dunia melakukan kejahatan dan penumpahan darah untuk mencoreng citra Islam dan memperluas Islamophobia
Pasca serangan bom di Mesir, kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas pemboman tersebut.
Anggota teroris ini dalam sebuah pesannya pada akhir Februari mengancam akan menyerang gereja-gereja Kristen Koptik di Mesir.
Pada Desember 2016, Daesh juga melancarkan serangan bom di gereja Koptik di Kairo dan menyebabkan 29 orang tewas. (RA)