Iran: Mogok Makan Tahanan Palestina, Simbol Persatuan Mereka
https://parstoday.ir/id/news/iran-i37014-iran_mogok_makan_tahanan_palestina_simbol_persatuan_mereka
Sekretaris Konferensi Internasional Dukungan kepada Intifada Palestina mengecam keras pelanggaran berulang rezim Zionis Israel terhadap Hak Asasi Manusia terutama di penjara-penjara rezim ilegal ini.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
May 03, 2017 00:18 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir-Abdollahian
    Hossein Amir-Abdollahian

Sekretaris Konferensi Internasional Dukungan kepada Intifada Palestina mengecam keras pelanggaran berulang rezim Zionis Israel terhadap Hak Asasi Manusia terutama di penjara-penjara rezim ilegal ini.

"Mogok makan tahanan Palestina di penjara-penjara rezim Zionis (Israel) merupakan simbol persatuan dan kesatuan mereka dalam menghadapi Zionis," kata Hossein Amir-Abdollahian, Selasa (2/5/2017) seperti dilansir IRNA.

Ia juga menyinggung keputusan Mahkamah Agung rezim ilegal Zionis untuk memberikan makanan secara paksa terhadap para tahanan Palestina yang mogok makan.

"Tindakan ini menunjukkan kekhawatiran Zionis terhadap pecahnya intifada baru di wilayah-wilayah pendudukan," ujarnya.

Amir-Abdollahian menjelaskan, mengingat posisi rawan rezim Zionis di masyarakat internasional, para pejabat rezim ini takut bahwa protes yang dilakukan para tahanan Palestina akan menyulut kecaman dari masyarakat internasional terhadap Israel. Oleh karena itu, para pejabat Tel Aviv berusaha dengan berbagai cara yang melanggar HAM untuk menghentikan mogok makan para tahanan Palestina.

Asisten Khusus Ketua Parlemen Iran untuk Urusan Internasional itu lebih lanjut mengumumkan dukungan tanpa henti negaranya kepada rakyat Palestina.

"Republik Islam Iran menuntut masyarakat internasional, para penuntut kebebasan dunia dan lembaga-lembaga internasional HAM untuk mendukung hak-hak rakyat Palestina, termasuk para tahanan Palestina yang mogok makan dan kebebasan mereka dari penjara," tegasnya.

Ribuan tahanan Palestina memulai mogok makan pada Senin, 17 April bertepatan dengan Hari Tahanan Palestina untuk memprotes kondisi buruk di penjara dan berbagai pembatasan ketat lainnya.

Aksi yang dilakukan dengan slogan "Kebebasan dan Martabat" itu adalah bentuk protes terhadap kebijakan dan perilaku rasis rezim Zionis terhadap tahanan.

Mogok makan tahanan Palestina memperoleh dukungan dari banyak rakyat di berbagai negara dunia. Lembaga-lembaga internasional menuntut Israel untuk memenuhi tuntutan  mereka. (RA)