Iran: Israel Adalah Sumber Utama Ketegangan dan Krisis di Asia Barat
-
gedung Kemenlu Iran
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan rezim Israel adalah sumber utama ketegangan dan krisis di Asia Barat (Timur Tengah).
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Rabu (21/6/2017) menjelang peringatan Hari Quds Sedunia, Kemenlu Iran menyebut rezim Tel Aviv berada di balik pembantaian, pengusiran, kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang sejak rezim ini dibentuk sekitar 70 tahun lalu.
Disebutkan dalam pernyataan itu, Hari Quds Sedunia memekikkan seruan para pejuang keadilan bagi rakyat Palestina yang tertindas melawan kekejaman rezim anti-kemanusiaan dan kriminal Israel.
Negara-negara Muslim dan Arab di kawasan Asia Barat dituntut untuk "mempertahankan persatuan dan solidaritas" dalam menghadapi musuh bersama mereka yaitu rezim Israel.
Pernyataan Kemenlu Iran juga mendesak umat Islam untuk tetap waspada terhadap plot Zionis dan pendukung mereka, yang berusaha mengalihkan perhatian dunia Islam dari perlawanan mereka terhadap rezim Tel Aviv dan perjuangan mewujudkan hak-hak Palestina, dengan menebar perang sektarian dan perang saudara.
"Sayangnya, kebijakan dan perilaku sejumlah negara Islam gadungan di kawasan Asia Barat tidak sejalan dengan persatuan dunia Islam dan bahkan melayani kepentingan musuh Zionis dengan mendukung kelompok teroris Takfiri dan menimbulkan ketegangan dan krisis di Irak, Suriah, Yaman dan Bahrain."
Pernyataan itu juga menuntut semua negara Islam dan para pencari keadilan untuk menunjukkan partisipasi massif dalam peringatan Hari Quds Sedunia, yang digelar pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan.(MZ)