Velayati: Hari Quds, Simbol Kekuatan dan Persatuan Umat Islam
-
Ali Larijani, Sekjen Forum Kebangkitan Islam.
Sekretaris Jenderal Forum Kebangkitan Islam mengatakan, Hari Quds Sedunia adalah simbol unik kekuatan dan persatuan umat Islam dalam menghadapi para penindas dan penjahat terutama rezim pembunuh anak-anak; yaitu rezim Zionis Israel.
Ali Akbar Velayati mengatakan hal itu dalam pesannya pada Rabu (21/6/2017) menandai Hari Quds Sedunia.
"Rezim Zionis –dengan dukungan Amerika Serikat, Barat dan rezim-rezim reaksioner di kawasan serta rancangan peta buruk untuk melemahkan dan membagi negara-negara Muslim– berusaha mengubah perjuangan Islam melawan Zionis menjadi perang Islam-Islam dengan cara mendirikan dan mendukung kelompok-kelompok teroris anti-Islam, dan menyiapkan batas aman bagi rezim ilegal tersebut, namun Hari Quds akan menunjukkan bahwa umat Islam gigih dalam mendukung Kiblat Pertama Umat Islam dan rakyat tertindas Palestina hingga lenyapnya kanker ganas ini," imbuhnya.
Velayati menegaskan, Hari Quds melambangkan persatuan umat Islam dan anti-penindasan, di mana bangsa-bangsa Muslim tidak akan mundur dari perlawanan terhadap kejahatan-kejahatan rezim penjajah al-Quds.
"Kita akan segera menyaksikan kebebasan Quds Syarif dari pendudukan rezim Zionis dan terhapusnya kelaliman dan kejahatan kelompok-kelompok teroris serta ekstremisme dan Takfirisme dan para pendukung mereka di negara-negara Muslim," pungkasnya.
Hari Quds Sedunia tahun ini jatuh pada tanggal 23 Juni 2017 atau 28 Ramadhan 1438 H. Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadahan ditetapkan oleh Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran sebagai Hari Quds Sedunia. Penetapan ini sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis Israel.
Penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia menegaskan bahwa bangsa Palestina tidak sendirian dalam menghadapi rezim Zionis yang didukung oleh kekuatan Barat, terutama AS. Tetapi bangsa-bangsa Muslim dan publik dunia hadir bersama mereka mendukung pembebasan Baitul Maqdis dari pengaruh Israel dan sekutunya.
Instruksi langsung Imam Khomeini mengenai penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia pada awal Agustus 1979 tidak hanya terbatas pada lingkup Iran saja. Sebab, kini peringatan Hari Quds Sedunia ini dilakukan setiap tahun oleh berbagai negara dunia dengan tingkat resonansi yang semakin bergema setiap tahunnya. (RA)