Zarif Peringatkan AS soal Keluar dari JCPOA
-
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, jika Amerika Serikat keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), Tehran juga memiliki opsi lain.
Mohammad Javad Zarif dalam wawancaranya dengan televisi Aljazeera menambahkan, Amerika jika komitmen dengan kesepakatan nuklir, maka negara ini akan berada dalam posisi lebih baik.
Kesepakatan nuklir antara Republik Islam Iran dan Kelompok 5+1 (Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Amerika Serikat ditambah Jerman) mulai diberlakukan sejak Januari 2016, namun pemerintah Washington sebagai salah satu pihak di kelompok 5+1 senantiasa melanggar implementasi JCPOA.
Menlu Iran di bagian wawancaranya menjelaskan kebijakan Arab Saudi terhadap Qatar tidak positif. "Arab Saudi harus menghentikan ekspor terorisme dan ideologi radikal," papar Zarif.
Zarif seraya menekankan upaya Iran untuk menerapkan stabilitas di kawasan mengungkapkan, langkah petinggi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) menimbulkan dampak negatif bagi upaya Republik Islam Iran. (MF)