Baeidinejad: Kendala Utama AS, Tidak Bersedia Menerima Realita
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46256-baeidinejad_kendala_utama_as_tidak_bersedia_menerima_realita
Hamid Baeidinejad, Duta Besar Republik Islam Iran di London mengatakan, Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) lebih kuat dari yang diprediksi Amerika.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Okt 25, 2017 10:58 Asia/Jakarta
  • Dubes Iran di London, Hamid Baeidinejad
    Dubes Iran di London, Hamid Baeidinejad

Hamid Baeidinejad, Duta Besar Republik Islam Iran di London mengatakan, Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) lebih kuat dari yang diprediksi Amerika.

IRNA Rabu (25/10) melaporkan, Hamid Baeidinejad di sidang dengan tema "Masa Depan Kesepakatan Nuklir Iran" di parlemen Inggris mengingatkan, masalah utama Amerika adalah petinggi negara ini tidak pernah bersedia menerima realita dan mereka menolak mengakui Revolusi Islam, pemerintah independen Iran dan tuntutan rakyat Iran.

Dubes Iran di Inggris seraya mengisyaratkan statemen anti Iran Presiden AS Donald Trump menambahkan, statemen Trump menunjukkan kepada semua orang bahwa ia kembali mengusung kebijakan dan ideologi gagal terkait perubahan pemerintah Iran.

"Trump di pidatonya menyebut rakyat Iran teroris dan hal ini tidak pernah terjadi di dunia, di mana seorang presiden menyebut sebuah bangsa sebagai teroris," papar Baeidinejad.

Menurutnya Iran paling banyak menanggung beban bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan. Dan dewasa ini Iran juga paling gigih melawan terorisme dan radikalisme.

Dubes Iran di London di kesempatan tersebut mengisyaratkan peran Amerika dalam membentuk kelompok teroris al-Qaeda dan Daesh di Timur Tengah. "Iran hanya memikirkan perdamaian dan keamanan di kawasan, karena instabilitas dan kekacauan di perbatasan dan tetangga sama halnya dengan instabilitas di Iran," ungkap Baeidinejad. (MF)