Rouhani: Iran Dukung Penuh Irak dalam Memberantas Terorisme
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46287-rouhani_iran_dukung_penuh_irak_dalam_memberantas_terorisme
Presiden Republik Islam Iran menilai partisipasi dan pengorbanan tanpa henti rakyat, kinerja para pejabat dan pandangan bijak Marja'iyah di Irak untuk menyelesaikan persoalan di negara ini sebagai sangat penting.
(last modified 2026-02-08T09:53:30+00:00 )
Okt 26, 2017 19:58 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Haider al-Abadi, PM Irak.
    Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Haider al-Abadi, PM Irak.

Presiden Republik Islam Iran menilai partisipasi dan pengorbanan tanpa henti rakyat, kinerja para pejabat dan pandangan bijak Marja'iyah di Irak untuk menyelesaikan persoalan di negara ini sebagai sangat penting.

"Republik Islam Iran selalu berada di samping pemerintah dan rakyat Irak dalam perjuangannya untuk memberantas terorisme, memperkuat persatuan dan solidaritas, dan melindungi integritas teritorial Irak," kata Hassan Rouhani dalam pertemuannya dengan Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak di Tehran, ibukota Iran, Kamis (26/10/2017).

Ia menambahkan, kebijaksanaan pemerintah pusat Irak dalam menanganai masalah Kurdistan yang disertai dengan perhatian atas hak-hak nasional penduduk di wilayah ini dan tidak adanya ketegangan adalah tindakan yang luar biasa.

"Perjuangan untuk melawan terorisme dan pendekatan separatisme yang merugikan integritas nasional dan teritorial Irak harus terus dikejar," ujarnya.

Rouhani menjelaskan, Tehran dan Baghdad mampu memperluas hubungan dan kerjasamanya di semua sektor ekonomi,  perdagangan, investasi, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, PM Irak dalam pertemuan tersebut menilai hubungan Baghdad dan Tehran sebagai hubungan yang bersahabat dan kuat. Al-Abadi menekankan pentingnya perluasan hubungan kerjasama komprehensif antara Irak dan Iran.

Ia juga menekanakan pentingnya untuk melindungi integritas teritorial dan kedaulatan pemerintah pusat Irak.

"Rakyat Irak akan melawan berbagai konspirasi yang dirancang terhadap negara mereka dengan menjaga persatuan dan saling bergandengan tangan," tegasnya.

PM Irak tiba di Tehran, ibukota Iran pada Rabu petang setelah menyelesaikan kunjungan seharinya ke Turki. Ini adalah lawatan kedua al-Abadi ke Tehran dalam setahun ini. (RA)