Brigjen Hatami: Iran akan Adukan Tudingan Haley kepada PBB
https://parstoday.ir/id/news/iran-i48359-brigjen_hatami_iran_akan_adukan_tudingan_haley_kepada_pbb
Menteri Pertahanan Republik Islam Iran mereaksi pernyataan konyol dan anti-Iran yang dilontarkan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley.
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Des 18, 2017 15:36 Asia/Jakarta
  • Brigjen Amir Hatami, Menhan RII.
    Brigjen Amir Hatami, Menhan RII.

Menteri Pertahanan Republik Islam Iran mereaksi pernyataan konyol dan anti-Iran yang dilontarkan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley.

"Republik Islam Iran akan mengadukan masalah tersebut kepada PBB dan menindaklanjuti tuntutan atas pengiriman potongan dari rudal untuk diselidiki," kata Brigadir Jenderal Amir Hatami, Senin (18/12/2017).

Pekan lalu, Nikki Haley, Dubes AS untuk PBB meluncurkan propaganda baru terhadap Tehran dengan tampil di depan pecahan rudal yang diklaim milik Iran.

Haley di hadapan wartawan di markas besar PBB, New York pada Kamis malam mengklaim bahwa pecahan rudal yang ditembakkan Yaman ke Arab Saudi tersebut adalah buatan Iran.

Haley –tanpa menyinggung dukungan persenjataan AS kepada Arab Saudi untuk membombardir rakyat tertindas Yaman– menuding Iran telah mempersenjatai Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah. Namun Farhan Haq, Wakil Juru Bicara PBB telah membantah klaim tersebut.

Nikki Haley, Dubes AS untuk PBB.

Terkait hal itu, Brigjen Hatami menuturkan, musuh-musuh Iran melontarkan segala klaim, namun menyusul pengaduan Tehran, maka potongan dari rudal tersebut harus diserahkan kepada Iran agar bisa diselidiki dan diumumkan pandangan finalnya.

Sebelumnya, para pejabat Yaman telah berulang kali menegaskan bahwa kekuatan pertahanan militer negara ini sepenuhnya buatan dalam negeri dan kekuatan ini meningkat meski Yaman diblokade penuh oleh Arab Saudi.

Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari Amerika Serikat dimulai sejak Maret 2015. Invasi militer ini hingga sekarang telah merenggut nyawa belasan ribu warga Yaman, terutama anak-anak dan perempuan.

Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman juga telah memporak-porandakan infrastruktur vital negara ini seperti rumah sakit, sekolah dan fasilitas publik lainnya. Sementara blokade darat, laut dan udara oleh pasukan agresor semakin menambah penderitaan rakyat di negara ini.

Menyebarnya penyakit kolera akibat hancurnya insfrastruktur kesehatan Yaman juga mengancam nyawa rakyat negara ini. Selain itu, rakyat Yaman menghadapi kekurangan bahan makanan dan obat-obatan. (RA)