Khoshroo: Upaya Melawan Fenomena Badai Debu Butuh Tekad Global
-
Dubes Iran di PBB Gholamali Khoshroo
Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gholamali Khoshroo menilai upaya menangani fenomena badai debu membutuhkan kerja sama serius di tingkat nasional, regional dan internasional. "Diratifikasinya resolusi usulan Iran di Majelis Umum PBB menunjukkan bahwa isu ini berubah menjadi masalah global," papar Khoshroo.
Resolusi usulan Republik Islam Iran untuk menangani fenomena badai debu dan pasir diratifikasi di Majelis Umum PBB pada 20 Desember.
Khoshroo Ahad (24/12) saat diwawancarai IRNA menambahkan, dengan upaya Iran, krisis badai debu menjadi isu yang diakui dunia dan peratifikasian resolusi melawan fenomena ini di Majelis Umum mengindikasikan urgensitas masalah ini.
Wakil tetap Iran di PBB menjelaskan, resolusi usulan Iran menekankan bahwa fenomena badai debu dan pasir menimbulkan kerugian serius ekonomi, sosial, kemanusiaan dan lingkungan hidup bagi negara-negara dunia. Fenomena ini juga menjadi kendala serius bagi pencapaian pembangunan berkelanjutan dan Khoshroo menuntut langkah segera dunia internasional untuk melawan fenomena tersebut.
"Penyelenggaraan konferensi internasional di Tehran pada 3 Juli 2017 dengan tema melawan fenomena badai debu dan pasir sebagai konferensi pertama di bidang ini dengan kerja sama PBB, sebuah langkah penting di tingkat internasional yang diselenggarakan atas inisiatif Republik Islam," papar Khoshroo.
Wakil tetap Iran di PBB ini mengingatkan, atas inisiatif Iran, Juli 2018 akan digelar konferensi untuk mengkaji mekanisme peningkatan koordinasi global guna menangani fenomena badai debu dan pasir. Rencananya konferensi ini akan dihadiri perwakilan tinggi dari berbagai negara, PBB, organisasi dan lembaga yang kompeten di bidang ini, komisi regional PBB. (MF)