Khatib Jumat Tehran: Tujuan AS, Gulingkan Republik Islam Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50881-khatib_jumat_tehran_tujuan_as_gulingkan_republik_islam_iran
Khatib Jumat Tehran mengatakan, Amerika Serikat sedang berusaha menggulingkan Republik Islam dan menyerang prinsip Wilayatul Fakih di Iran.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Feb 02, 2018 14:44 Asia/Jakarta
  • Ahmad Khatami
    Ahmad Khatami

Khatib Jumat Tehran mengatakan, Amerika Serikat sedang berusaha menggulingkan Republik Islam dan menyerang prinsip Wilayatul Fakih di Iran.

Ayatullah Ahmad Khatami (2/2) dalam khutbah Jumatnya pekan ini di Tehran menuturkan, Amerika sedang menyerang Wilayatul Fakih yang selama ini terbukti ampuh menggagalkan segala bentuk konspirasi Amerika dan membendung perluasan kelompok teroris Daesh di kawasan, dan menyebabkan kegagalan ide pembentukan Timur Tengah Raya sehingga memaksa Amerika mengubur mimpinya itu.

Terkait strategi Amerika terhadap Iran, Khatib Jumat Tehran menerangkan, strategi ini mencakup upaya mengendalikan energi nuklir, menurunkan kekuatan pertahanan dan rudal, memutus dukungan Iran atas Hizbullah Lebanon dan pejuang Palestina, serta membuat Iran patuh dan menerima ide pembentukan Timur Tengah Raya. Namun Amerika gagal dalam semua rencananya itu.

Ayatullah Khatami menegaskan, seluruh pejabat pemerintahan Islam Iran harus menentang perundingan ulang kesepakatan nuklir Iran atau JCPOA, revisi isi kesepakatan tersebut dan penurunan kemampuan pertahanan rudal. Pemerintah Iran tidak boleh membiarkan intervensi dari negara manapun terkait masalah-masalah itu.

Amerika vs Iran

Khatib Jumat Tehran menambahkan, Iran, berdasarkan perintah Al Quran dan konstitusi negara, akan terus melanjutkan dukungan atas kelompok-kelompok perlawanan Palestina dan Hizbullah Lebanon.

Ayatullah Khatami juga menyebut strategi Amerika di kawasan adalah menciptakan instabilitas dalam rangka melindungi keamanan rezim Zionis Israel.

"Amerika sekarang sedang memindahkan Daesh ke utara Afghanistan untuk menjaga kepentingan ekonomi dan politiknya," ujar Khatami.

Ia juga menyinggung kejahatan Arab Saudi di Yaman dan perkembangan terbaru di Bahrain. Menurutnya, Putra Mahkota Saudi yang masih bau kencur itu telah mengubah negaranya menjadi salah satu negara bagian Amerika, dan rezim Al Khalifa di Bahrain juga telah mengubah negaranya menjadi penjara besar setelah mengeluarkan vonis mati, hukuman seumur hidup dan pencabutan kewarganegaraan Syeikh Isa Qassim. (HS)