Iran Tidak akan Biarkan Israel Permainkan Keamanan Regional
-
Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen RII untuk Urusan Internasional.
Asisten khusus ketua parlemen Republik Islam Iran untuk urusan internasional mengatakan, Iran tidak akan membiarkan rezim Zionis Israel memainkan keamanan Asia Barat.
Hossein Amir-Abdollahian mengatakan hal itu dalam jumpa pers Festival Hourglass Internasional Pertama pada hari Selasa (27/2/2018). Ia menyinggung perilaku rezim Zionis yang menciptakan tragedi kemanusiaan di Ghouta Timur, Suriah.
"Ketika gencatan senjata berlaku di Suriah, rezim Zionis kembali menciptakan tragedi kemanusiaan di Ghouta Timur dengan menggunakan kelompok-kelompok teroris dan berusaha menjaga agar kawasan ini tidak stabil. Rezim ini juga tidak ragu untuk menggunakan segala fasilitas untuk menciptakan krisis di kawasan," ujarnya.
Menurutnya, di periode pasca kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS), rezim Zionis berusaha mencapai tujuan-tujuan jahatnya di Asia Barat melalui segitiga jahat: Arab Saudi, Israel dan AS.
"Republik Islam Iran dan sekutunya tidak akan membiarkan rezim Zionis melanjutkan penciptaan krisis," tegasnya.
Asisten khusus ketua parlemen Iran untuk urusan internasional lebih lanjut menyinggung Festival Hourglass Internasional Pertama.
"Festival ini dimulai berkat upaya berbagai lembaga dan organisasi non-pemerintah pendukung Palestina," tuturnya.

Festival Hourglass Internasional didedikasikan untuk memproduksi media dan seni anti-Israel dan akan digelar di Tehran, ibukota Iran, pada bulan April mendatang.
"Festival Hourglass adalah simbol dari keruntuhan rezim Zionis Israel, seperti yang diprediksi oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei," kata Amir-Abdollahian yang juga sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional untuk Mendukung Intifada Palestina.
Di bagian pernyataannya, Amir-Abdollahian menuturkan, Tehran tidak akan lagi membiarkan Tel Aviv mengulangi tindakan terorismenya seperti pembunuhan terhadap para ilmuwan Iran.
"Republik Islam Iran tidak luput dari upaya apapun untuk mendukung Palestina dan memperkuat Hamas, Jihad Islam dan kelompok-kelompok Muqawama (perlawanan) Palestina untuk membantu mewujudkan tujuan mereka," pungkasnya. (RA)