Rezim Hegemonik Musuhi Pengaruh Regional Iran
-
Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran).
Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) dalam sebuah statemen menyatakan, posisi istimewa di kancah internasional, pengaruh regional dan kekuatan defensif Iran telah mengundang kecemburuan dan permusuhan dari rezim hegemonik dan Zionisme serta para penguasa boneka di kawasan terhadap Tehran.
"Berbeda dengan keinginan jahat musuh, 40 tahun revolusi akan menjadi tahun yang paling gemilang bagi Republik Islam Iran," kata Pasdaran untuk menyambut Hari Republik Islam Iran yang jatuh pada tanggal 12 Farvardin (1 April).
12 Farvardin adalah hari penyelenggaraan referendum untuk memilih sistem pemerintahan Iran pada tahun 1358 Hijriah Syamsiah (1 April 1979). Dalam referendum ini, lebih dari 98 persen rakyat Iran menyetujui Republik Islam sebagai sistem pemerintahan mereka.

"Dengan tegaknya sistem Republik Islam di Iran, sebuah model baru yaitu demokrasi religius dalam menata pemerintahan dan masyarakat, telah hadir di hadapan dunia dengan ciri khas utama berketuhanan, berorientasi keadilan, anti-hegemoni, anti-penjajahan, dan hidup dengan kemuliaan, martabat, dan spiritualitas," kata Pasdaran seperti dikutip IRNA.
"Sistem Republik Islam dengan menawarkan konsep baru kekuasaan yang berporos pada umat Islam serta memberikan identitas kepada kaum lemah dan tertindas, telah membuka jalan untuk menghancurkan skenario kekuatan arogan, yang ingin melahap Dunia Islam dan menguasai umat manusia secara penuh," tambahnya.
Sekarang Republik Islam Iran dan model yang lahir dari Revolusi Islam telah menjadi tantangan serius bagi arogansi dunia yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
"Republik Islam Iran siap memberikan respon terhadap segala bentuk petualangan, dan pada saat yang sama tidak pernah mengalihkan perhatiannya dari rezim penjajah Zionis dan mengembalikan hak-hak bangsa Palestina," tegas Pasdaran. (RM/PH)