Presiden Iran-Perancis Tekankan Perluasan Hubungan Bilateral
https://parstoday.ir/id/news/iran-i55916-presiden_iran_perancis_tekankan_perluasan_hubungan_bilateral
Republik Islam Iran dan Perancis menekankan perluasan hubungan bilateral di semua bidang yang diminati bersama dalam kerangka kepentingan kedua bangsa.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 29, 2018 23:23 Asia/Jakarta
  • Presiden RII Hassan Rouhani (kanan) dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.
    Presiden RII Hassan Rouhani (kanan) dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Republik Islam Iran dan Perancis menekankan perluasan hubungan bilateral di semua bidang yang diminati bersama dalam kerangka kepentingan kedua bangsa.

Presiden Iran Hassan Rouhani dalam percakapan telepon dengan Emmanuel Macron, sejawatnya dari Perancis pada Minggu (29/4/2018) sore mengatakan bahwa Tehran menilai penguatan hubungan dengan Paris sebagai penting.

 

"Mengingat banyaknya kapasitas yang sangat baik untuk kerja sama kedua negara dalam isu-isu politik, budaya, ekonomi dan isu-isu terkait dengan kawasan, maka pemerintah Tehran bertekad untuk memperkuat kerja samanya dengan Paris di semua bidang," kata Rouhani kepada Macron.

 

Dia menilai berlanjutnya perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) akan memperkuat keamanan dan kerja sama regional.

 

"Landasan hubungan Republik Islam Iran dengan semua negara didasarkan pada rasa kepercayaan dan JCPOA adalah landasan penting pertama untuk kepercayaan antara Iran dan negara-negara Barat," ujarnya.

 

Presiden Iran menjelaskan bahwa posisi anti-JCPOA oleh Amerika Serikat secara eksplisit telah melanggar perjanjian antara tujuh negara.

 

"Dalam beberapa hari terakhir, Republik Islam Iran telah mengambil keputusan yang sangat penting di sektor hubungan perbankan, mata uang asing dan isu-isu ekonomi lainnya, oleh karena itu negara ini siap untuk menghadapi segala bentuk keputusan yang akan diambil AS pada tanggal 12 Mei," tegasnya.

 

Rouhani menuturkan, masa depan JCPOA setelah 2025 akan ditentukan oleh peraturan internasional, dan Iran tidak akan menerima pembatasan apapun melebihi kewajibannya.

 

Dia mengatakan, JCPOA dan setiap isu lainnya dengan dalih perjanjian nuklir ini tidak akan bisa dinegosiasikan sama sekali.

Tercapainya perjanjian JCPOA

 

Dalam percakapan telepon tersebut, presiden Perancis juga menekankan pentingnya perluasan kerjasama dengan Iran di semua bidang yang diminati.

 

Macron mengatakan, Uni Eropa, khususnya Perancis, sepenuhanya mempertahankan JCPOA dan 100 persen akan tetap dalam perjanjian ini.

 

Dia menambahkan bahwa Perancis menuntut terciptanya Timur Tengah yang stabil dan meyakini JCPOA sebagai model penting untuk memecahkan masalah di kawasan ini, oleh karena itu perjanjian ini harus tetap dipertahankan dan semua pihak juga harus mematuhi kewajibannya. (RA)