IRGC: Wacana Revolusi Islam, Model Perlawanan terhadap Arogansi
-
Pasdaran (IRGC)
Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) menyatakan bahwa wacana Revolusi Islam telah berubah menjadi kenyataan yang mengalir di masyarakat penuntut kebenaran dan kebebasan serta menjadi model perlawanan terhadap dominasi dan hegemoni di dunia.
Hal itu dinyatakan Pasdaran (IRGC) dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (3/6/2018) menandai Haul Imam Khomeini ra dan peringatan Kebangkitan 15 Khordad ke-55.
Pasdaran menggambarkan konfrontasi antara sistem hegemonik dan Zionisme dengan Revolusi Islam dan bangsa Iran sebagai sebuah kontradiksi strategis dan mendasar.
"Perkembangan dan perubahan mendasar yang berpengaruh terhadap perimbangan kekuatan selama beberapa dekade terakhir dan terbentuknya gerakan-gerakan kebangkitan dunia, Front Muqawama Islam dan berbagai gerakan anti-hegemoni dunia adalah dampak dari wacana Revolusi Islam, yang dipimpin oleh Imam Khomeini ra dan Ayatullah Khamenei," imbuh pernyataan itu.
Disebutkan pula bahwa munculnya tatanan baru dan Revolusi Islam telah menimbulkan ketakutan para penguasa sistem dominasi dan kubu arogansi dunia serta masuknya dunia Islam ke dalam arena permainan kekuatan.
Menurut Pasdaran, penjelasakan sistem pemikiran Imam Khomeini dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran adalah penjamin identitas iman dan Revolusi Islam Iran serta faktor penyebab kegagalan konspirasi musuh yang selalau berusaha mendistorsi Revolusi Islam.

Hari Senin, 14 Khordad 1397 Hs atau 19 Ramadhan 1439 Hq dan bertepatan dengan tanggal 4 Juni 2018 adalah Haul ke-29 Imam Khomeini, Pendiri Republik Islam Iran. Hari berikutnya, Selasa, 15 Khordad 1397 Hs atau 5 Juni 2018 adalah hari ulang tahun kebangkitan bersejarah rakyat Iran melawan rezim despotik Shah Pahlevi, boneka Amerika Serikat pada 1342 Hs (1963). (RA)