Octavino: RI Ingin Tingkatkan Hubungan Ekonomi dengan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i58942-octavino_ri_ingin_tingkatkan_hubungan_ekonomi_dengan_iran
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran Octavino Alimudin mengatakan Jakarta ingin sekali meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Tehran.
(last modified 2025-11-08T04:55:15+00:00 )
Jun 20, 2018 01:30 Asia/Jakarta
  • Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran Octavino Alimudin
    Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran Octavino Alimudin

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran Octavino Alimudin mengatakan Jakarta ingin sekali meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Tehran.

Hal itu disampaikan Dubes RI untuk Iran di sela-sela pertemuan yang diadakan dengan perwakilan dari berbagai perusahaan di Provinsi Markazi pada hari Selasa (19/6/2018).

 

Seperti dilansir Mehr News, Octavino mengungkapkan keinginan Indonesia untuk meningkatkan hubngan perdagangan dan ekonomi dengan Iran.

 

Dia menggambarkan Provinsi Markazi sebagai pusat industri Iran. Menurutnya, kunjungan ke provinsi ini adalah untuk menemukan pendekatan guna memperkuat hubungan bilateral di bidang industri, ekonomi dan perdagangan.

 

Dubes RI untuk Tehran menandaskan bahwa Provinsi Markazi menikmati potensi tinggi di sektor industri, teknologi dan pertanian.

 

Octavino berharap Indonesia dan Iran bisa saling mentransfer teknologi dan informasi teknis satu sama lain. Menurutnya, peningkatan hubungan ekonomi dengan Provinsi Markazi Iran dapat mengarah pada penguatan ekonomi dan industri di Indonesia.

 

Sebelumnya, Dubes RI untuk Iran dalam pertemuan dengan Gubernur Provinsi Markazi Sayid Ali Aghazadeh di Arak pada hari Selasa mengatakan bahwa sanks-sanksi baru yang mungkin diterapkan Amerika Serikat terhadap Iran tidak akan mempengaruhi transaksi perdagangan Jakarta-Tehran.

 

Dia menandaskan, Indonesia, selain ingin memperkuat transaksi ekonomi dan perdagangan dengan Iran, juga sangat berminat untuk meningkatkan hubungan di sektor industri pariwisata, di mana hambatan yang ada di sektor ini harus dihapus melalui kerja sama bilateral.

 

Octavino menilai Iran sebagai negara paling aman di kawasan Timur Tengah, bahkan Asia. Menurutnya, setiap tahun banyak warga Indonesia berkunjung ke Iran untuk berziarah dan mereka tidak menemui masalah keamanan apapun dalam perjalanannya.

 

Sementara itu, Gubernur Provinsi Markazi Iran dalam pertemuan tersebut menekankan perluasan kerja sama dengan Indonesia.

 

Aghazadeh menuturkan, Provinis Markazi Iran, selain memiliki kapasitas industri yang berharga, juga memiliki kemampuan yang sangat banyak di bidang pertanian yang produk-produknya bisa diekspor ke Indonesia.

 

Dia menambahkan, untuk memperkuat transaksi perdagangan Iran dan Indonesia diperlukan tercapainya nota kesepahaman (MoU) antara Kamar Dagang Iran dan Indonesia. (RA)