Ghassemi: Eropa, Cina dan Rusia Punya Kemauan Politik
-
Bahram Ghassemi, Jubir Kemenlu Iran
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyinggung sidang komisi bersama Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) di Wina seraya mengatakan, pihak-pihak Eropa, Cina dan Rusia telah menunjukkan kemauan politik yang baik untuk melanjutkan JCPOA dan memberikan jaminan yang diperlukan Iran untuk tetap di kesepakatan ini.
Sidang pertama komisi bersama JCPOA di tingkat menteri-menteri luar negeri pasca keluarnya AS dari kesepakatan internasional diselenggarakan di Wina dengan dihadiri menteri luar negeri Iran dan kelompok 4 + 1 (Jerman, Perancis, Inggris, Cina dan Rusia) serta Federica Mogherini, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa.
Bahram Ghassemi, Jubir Kemenlu Iran hari Selasa (10/7) dalam wawancaranya dengan IRIB mengatakan, perundingan komisi bersama JCPOA di Wina merupakan langkah maju.
"Dalam pernyataan akhir sidang ini telah ditekankan kemauan dan keinginan negara-negara Uni Eropa untuk menyatakan penolakan transparan dengan keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA dan berlanjutnya kehadiran Iran dalam perjanjian internasional ini," ungkap Jubir Kemenlu Iran.
Ghassemi menambahkan, komisi bersama JCPOA akan terus berlanjut di pelbagai level untuk mencapai solusi yang dapat memenuhi kepuasan Iran dengan jaminan pihak Eropa.
Jubir Kemenlu Iran juga menyinggung tema apa saja yang dibahas dalam komisi bersama JCPOA.
"Perundingan ini bertujuan mencapai bagaimana mekanisme yang diperlukan untuk kerjasama antara Iran dan Uni Eropa dan bahkan kelompok 4 + 1 di sektor ekonomi dan perdagangan, sehingga dapat memperbaiki kekosongan akibat keluarnya Amerika dari JCPOA," pungkas Ghassemi.