Iran Kritik Kebungkaman Masyarakat Dunia atas Penderitaan Warga Gaza
-
Perjuangan Warga Gaza
Deputi bidang luar negeri Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islam mengkritik kebungkaman masyarakat internasional terhadap penderitaan warga Jalur Gaza.
Seperti dilaporkan ISNA, Abbas Khameyar dalam sebuah nota seraya mengisyaratkan berlanjutnya aksi demo Hak Kepulangan bangsa Palestina menulis, “Palestina sebuah negeri yang senantiasa dikenal dengan cita rasa zaitunnya, jauh sebelum maraknya rasa darah, penderitaan dan kezaliman serta dunia bungkam dan pasif serta hanya mengawasi penderitaan ini.”
“Gaza yang tanggung, menderita dan penuh toleransi tengah melewati bulan keenam perjuangan damainya dan mereka hanya menyaksikan penumpasan, kemarahan dan ketidakadilan,” papar Khameyar.
Deputi Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islam ini menjelaskan, Gaza yang penuh kebanggaan telah melewati Jumat ke-21 dan mengorbankan lebih dari 170 syuhada dan 17 ribu korban terluka. Sementara dunia yang mengklami pembela Hak Asasi Manusia (HAM) masih bungkam dan menunjukkan bahwa menurunnya berat badan selebriti Holywood bagi mereka lembih penting dari cucuran air mata dan duka para ibu yang kehilangan anak-anak serta bayinya.
Jumat (24/8) akan menjadi Jumat ke-22 dari aksi demonstrasi damai Hak Kapulangan warga Palestina yang dimulai sejak 30 Maret lalu. (MF)