Iran Aktualita 29 Desember 2018
-
Pemakaman Ayatullah Shahroudi
Dinamika Iran sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya wafatnya Ayatullah Sayid Mahmoud Hashemi Shahroudi dan pernyataan Presiden Iran, Hassan Rouhani mengenai kegagalan AS memaksa Iran menyerah.
Selain itu, kunjungan ketua parlemen Azerbaijan ke Iran, kesiapan Iran berpartisipasi dalam rekonstruksi Irak, ekspor non minyak Iran naik 13 persen, pertumbuhan Produksi karya ilmiah Iran tercepat di dunia, pernyataan tokoh Kristen Assyria mengenai kehidupan harmonis Muslim dan Kristen di Iran, serta kemenangan pecatur putri Iran raih posisi kedua dunia.
Ayatullah Shahroudi Meninggal Dunia
Ketua Dewan Penentu Kebijakan Negara Iran, Ayatullah Mahmoud Hashemi Shahroudi meninggal dunia pada usia 70 tahun setelah berbulan-bulan menderita sakit.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khemenei bersama para pejabat tinggi dan masyarakat Iran hari Rabu (26/12) menyolatkan dan mendoakan jenazah Ayatullah Mahmoud Hashemi Shahroudi di Mushala Besar Imam Khomeini Tehran, sebelum dimakamkan di kompleks pemakaman Sayidah Maksumah Qom.
Ayatullah Sharoudi meninggal dunia di rumah sakit Khatam al-Anbiya Tehran pada Senin (24/12/2018) malam pukul 22:00 waktu setempat. Selama masa hidupnya, Ayatullah Shahroudi mengabdi di banyak posisi penting di Republik Islam Iran. Beliau memimpin Dewan Penentu Kebijakan Negara pada 2017, menggantikan almarhum Ayatullah Ali Akbar Hashemi-Rafsanjani.
Ahli hukum Islam ini juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Ahli Kepemimpinan dan Ketua lembaga Kehakiman Iran selama 10 tahun.
Rouhani: AS Gagal Paksa Iran Menyerah
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan, AS mengerahkan segenap kekuatannya supaya Republik Islam menyerah, tapi ambisi tersebut tidak pernah bisa terwujud.
"Republik Islam lebih berdaulat, kuat dan tegar serta senantiasa waspada dari sebelumnya dalam menghadapi setiap konspirasi musuh," ujar Rouhani saat menyampaikan RAPBN tahun depan (1398 Hs) kepada parlemen Iran hari Selasa (25/12).
"AS memandang Iran sebagai hambatan besar dalam mewujudkan ambisinya di kawasan sensitif Asia Barat. Oleh karena itu, AS terus-menerus melancarkan serangan terhadap Iran," tegasnya.
Mengenai masalah sanksi AS terhadap Iran dan keluarnya Washington dari JCPOA, Presiden Iran menilai langkah tersebut tidak didukung publik dunia, bahkan PBB, Dewan Keamanan, IAEA dan sejumlah negara sekutu Washington sendiri tidak mengamininya.
Ketua Parlemen Azerbaijan Kunjungi Iran
Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) bertemu dengan Ketua Parlemen Azerbaijan di Tehran hari ini, Selasa (25/12/2018).
Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani bertemu dengan Ketua Parlemen Azerbaijan, Selasa (25/12) di Tehran dan membicarakan sejumlah isu bilateral, regional dan internasional.
Ogtay Asadov yang memimpin delegasi parlemen Azerbaijan ke Tehran ini juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional, Ali Shamkhani dan Menteri Luar Negeri, Mohammad Javad Zarif.
Delegasi parlemen Azerbaijan, Rabu (26/12) berkunjung ke kota Urumiyeh, barat laut Iran dan bertemu dengan Gubernur Azerbaijan Barat serta mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan menggelar pertemuan dengan pejabat kamar dagang serta pelaku usaha provinsi ini untuk membahas seputar transaksi bisnis dan perbatasan Iran-Azerbaijan.
Iran Siap Berpartisipasi dalam Rekonstruksi Irak
Menteri Energi Iran, Reza Ardakanian menyatakan kesiapan Republik Islam Iran berpartisipasi dalam rekonstruksi Irak terutama di bidang infrastruktur.
Setibanya di bandara internasional Baghdad hari Rabu (26/12), Reza Ardakanian kepada wartawan menyinggung kemampuan perusahaan-perusahaan Iran dalam membangun infrastruktur, dan menegaskan perluasan kerja sama Tehran dan Baghdad.
Sementara itu, Menteri Kelistrikan Irak, Luay Al-Khateeb menyambut baik tawaran menteri energi Iran, dan menekankan perluasan hubungan Irak dan Iran di berbagai bidang, terutama di bidang energi yang menguntungkan kedua belah pihak.
"Dengan mempertimbangkan kebutuhan di sektor listrik dan gas, bersamaan dengan pembangunan ekonomi dan peningkatan populasi penduduk, Iran sangat antusias untuk bekerja sama dengan semua negara, terutama Iran," ujar Al-Khateeb.
Menteri energi Iran sejak hari Rabu mengunjungi Irak untuk bertemu presiden, perdana menteri, dan menteri perumahan Irak, serta menandatangani sejumlah nota kesepahaman kerja sama dengan negara tetangganya ini.
Ekspor Non Minyak Irak Naik 13 Persen
Kepala Badan Pengembangan Perdagangan Iran mengkonfirmasikan terjadinya peningkatan ekspor non-minyak Iran sebesar 13 persen dari 22 Maret hingga 22 November 2018.
Mohammed Reza Moudodi hari Rabu mengatakan, ekspor non minyak Iran tumbuh 13 persen sebesar 31,491 miliar dolar.
Ekspor Iran ke Cina selama 11 bulan pertama tahun 2018 mencapai 20 miliar dolar dengan neraca perdagangan surplus untuk Iran sebesar 6 miliar dolar.
Meskipun menghadapi sanksi sepihak dari AS, tapi ekspor produk olahan minyak Iran tetap berlanjut hingga kini.
Irak, Cina, Afghanistan dan India menjadi tujuan utama produk Iran.
Pertumbuhan Produksi Karya Ilmiah Iran Tercepat di Dunia
Menteri Sains, Riset dan Teknologi Iran, Mansour Gholami mengatakan Republik Islam Iran berada di posisi ke-16 dalam produksi ilmu pengetahuan, tapi menempati ranking pertama untuk pertumbuhan produksi karya ilmiah di dunia.
Statemen tersebut disampaikan Mansour Gholami dalam pidato pembukaan pameran capaian riset dan teknologi Iran ke-19 di Tehran hari Senin (24/12).
"Cina dan Rusia menempati posisi kedua dan ketiga setelah Iran dari tingkat kecepatan pertumbuhan produksi karya ilmiah di dunia," ujar Gholami.
Menurutnya, sebagian universitas di Iran masuk di jajaran perguruan tinggi terkemuka dunia untuk beberapa jurusan tertentu.
Pameran capaian riset dan teknologi Iran ke-19 berlangsung sejak hari Senin hingga Kamis di Tehran.
Tokoh Kristen Assyria: Di Iran, Muslim dan Kristen Hidup Harmonis !
Wakil Kristen Assyria di Parlemen Iran, Yonathan Betkolia menyebut negaranya sebagai simbol dari penegakkan hak asasi manusia, keamanan dan ketenteraman bagi minoritas etnis dan agama ilahi.
"Pihak-pihak yang mengklaim mengusung demokrasi, lihatlah kehidupan harmonis dan persatuan antara Muslim dan Kristen di Iran, dan pelajarilah," ujar tokoh Kristen Iran ini dalam peringatan Natal di Urumia, wilayah barat Iran Selasa malam (25/12)
Di bagian lain pidatonya, wakil Kristen Assyria di parlemen Iran menyampaikan pesan perdamaian Nabi Isa bagi dunia.
"Kini, dunia lebih membutuhkan perdamaian dan ketenteraman melebihi sebelumnya," tutur Betkolia.
Mengenai pengorbanan dan kiprah umat Kristen dalam membela Republik Islam Iran, tokoh Kristen Assyria ini menjelaskan, warga Kristen Assyria ikut serta dalam perang delapan tahun membela negara, dan mempersembahkan martir demi Revolusi Islam.
Pada Selasa (25/12), para penganut agama Kristen di dunia, termasuk di Iran memperingati kelahiran Yesus Kristus atau Nabi Isa as, yang dirayakan di Indonesia sebagai hari Natal.
Pecatur Putri Iran Raih Juara Dua Dunia
Pecatur putri Republik Islam Iran, berhasil meraih juara dua dunia dalam pertandingan catur dunia untuk kelas Rapid.
Dalam pertandingan catur Rapid dunia yang digelar di Saint Petersburg, Rusia, Khademalsharieh menempati posisi kedua dengan 7 kemenangan, 4 seri dan satu kalah.(PH)