Uni Eropa dan Implementasi Instex
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69679-uni_eropa_dan_implementasi_instex
Pasca pengumuman keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA pada Mei 2018, pihak Eropa telah berupaya untuk menjaga Iran tetap berada dalam JCPOA, dan menawarkan prakarsa untuk meredam efek sanksi AS dalam bentuk Mekanisme Keuangan Eropa dan Iran, Instex.
(last modified 2026-05-04T10:04:58+00:00 )
Apr 30, 2019 10:36 Asia/Jakarta

Pasca pengumuman keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA pada Mei 2018, pihak Eropa telah berupaya untuk menjaga Iran tetap berada dalam JCPOA, dan menawarkan prakarsa untuk meredam efek sanksi AS dalam bentuk Mekanisme Keuangan Eropa dan Iran, Instex.

Direktur Instex, Per Fischer dalam pertemuan yang dihadiri oleh para pelaku bisnis, pimpinan perusahaan, pemilik modal, dan pejabat pemerintah Inggris di London, menyampaikan kesiapannya untuk melakukan transaksi bisnis pertama dengan mitranya dari Iran sesegera mungkin. 

"Duta Besar Iran untuk Inggris, Hamid Baeidinejad menulis di Twitternya, "Mr. Fischer selaku direktur Instex pada hari Senin pada pertemuan dengan para pemimpin industri dan pelaku bisnis Inggris di London mengatakan bahwa Instex secara serius mengejar transaksi bisnis pertama dengan mitra Iran secepat mungkin, meskipun mengadapi tantangan yang menghadang,".

Instex merupakan instrumen keuangan khusus yang dibuat oleh Jerman, Prancis dan Inggris pada tanggal 31 Januari 2019 untuk memfasilitasi transaksi perdagangan non-dolar dengan Iran. Para menteri luar negeri dari ketiga negara Eropa ini mengumumkan bahwa Instex telah terdaftar secara resmi.

Mekanisme finansial ini akan mencakup perdagangan komoditas dasar yang meliputi makanan dan obat-obatan sebagai langkah pertama, tetapi kemudian secara bertahap akan memperluas cakupannya. Markas Instex berada di Paris, dipimpin oleh Per Fischer dari Jerman, yang pernah menjabat sebagai direktur Commerzbank.

 

Tujuan utama dari penciptaan saluran keuangan khusus ini adalah menyediakan fasilitas bagi perusahaan-perusahaan kecil dan menengah Eropa demi mempertahankan saluran keuangan tradisional mereka dengan Iran. Fisher melakukan perjalanan ke Tehran pada 11 Maret 2019 untuk menemui pejabat Iran guna membahas implementasi Instex. Norman Lamont, Ketua Kamar Dagang Inggris dan Iran, mengatakan "Uni Eropa mempertahankan posisinya meskipun menghadapi tekanan dari Amerika Serikat".

Dalam tindakan langkah mendukung transaksi dengan Iran, sebuah lembaga di bawah Instex "Mekanisme Khusus untuk Perdagangan dan Pendanaan Iran dan Eropa", didaftarkan di Tehran pada 22 April 2019 oleh direktur pelaksana Ali Asghar Noori. Agenda kegiatan perusahaan ini adalah pelaksanaan semua transaksi komersial, termasuk pembelian, penjualan, ekspor dan impor. Pada Maret 2019, Gubernur Bank Sentral Iran mengumumkan bahwa mekanisme saluran yang diusulkan oleh tiga negara Eropa, Fasilitas Keuangan dan Perdagangan Khusus (STFI) akan segera didaftarkan di Tehran.

Uni Eropa dan Troika Eropa (Jerman, Prancis, dan Inggris) memandang JCPOA sebagai model perjanjian multilateral yang telah membantu menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Dari perspektif Troika Eropa, pendekatan AS terhadap Iran bertentangan dengan aturan internasional, yang membahayakan perdamaian dan keamanan regional dan global, serta meningkatkan risiko konfrontasi.

Dengan demikian, bertentangan dengan langkah unilateralisme Washington yang keluar dari JCPOA dan memperketat tekanannya terhadap Iran, pihak Eropa tetap mempertahankan perjanjian internasional yang sangat penting ini. Implementasi inisiatif Instex menjadi langkah penting menuju pemenuhan komitmen Eropa di JCPOA. Hubungan perdagangan, keuangan, dan ekonomi antara Iran dan Eropa dalam kerangka Instex, meskipun terlambat, sebagai bentuk oposisi Eropa terhadap tindakan ilegal AS menjatuhkan sanksi nuklir terhadap Iran dengan berbagai dampaknya.(PH)