Iran akan Umumkan Keputusan Baru Soal Nuklir
-
Presiden Iran meninjau capaian teknologi nuklir negara ini
Bersamaan dengan berakhirnya batas waktu 60 hari yang ditetapkan Iran untuk negara-negara Eropa, keputusan baru Tehran terkait penurunan komitmen kesepakatan nuklir JCPOA akan diumumkan hari Minggu (7/7/2019).
Republik Islam Iran pada 8 Mei 2019 setahun pasca keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA, dan setelah terbukti strategi usulan Eropa tidak efektif untuk mengganti dampak langkah Amerika itu mengumumkan, sebagian komitmen JCPOA berdasarkan pasal 26 dan 32 akan ditangguhkan.
Iran memberikan batas waktu 60 hari kepada negara-negara yang tersisa dalam JCPOA agar mereka menjalankan komitmennya terutama di bidang perbankan dan minyak, jika tidak maka Tehran akan mengambil sejumlah langkah baru untuk menurunkan kembali tingkat komitmen JCPOA-nya.
Sehubungan dengan hal ini, Badan Energi Atom Iran, AEOI baru-baru ini mengabarkan, tingkat cadangan uranium terkayakan Iran melampaui batas yang ditentukan JCPOA.
Iran juga mengumumkan, di langkah kedua, tingkat pengayaan uranium negara ini akan menembus batas 3,67 persen, dan bahan nuklir dengan tingkat pengayaan yang lebih besar akan diproduksi, begitu juga terkait reaktor nuklir Arak yang akan dikembalikan ke kondisi semula.
Presiden Iran, Hassan Rouhani menegaskan, pada tanggal 7 Juli 2019, setelah tenggat waktu 60 hari yang diberikan Iran kepada Eropa berakhir, Tehran akan menaikkan level pengayaan uraniumnya ke tingkat yang dibutuhkan. (HS)