Langkah Ketiga Iran dan Akhir Komitmen Tehran di Bidang Teknis
https://parstoday.ir/id/news/iran-i73607-langkah_ketiga_iran_dan_akhir_komitmen_tehran_di_bidang_teknis
Repubilk Islam Iran 7 Juli setelah berakhirnya tenggat waktu 60 hari yang diberikan kepada Eropa untuk menjalankan komitmen JCPOA-nya, mulai melakukan pengayaan uranium di atas 3,67 persen. Iran juga memperingatkan Eropa jika tidak mengamalkan komitmennya, maka Tehran akan menjalankan langkah ketiganya dengan lebih ketat. Kini Iran secara resmi memulai langkah ketiganya.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 08, 2019 11:45 Asia/Jakarta
  • Salehi dan Cornel Feruta
    Salehi dan Cornel Feruta

Repubilk Islam Iran 7 Juli setelah berakhirnya tenggat waktu 60 hari yang diberikan kepada Eropa untuk menjalankan komitmen JCPOA-nya, mulai melakukan pengayaan uranium di atas 3,67 persen. Iran juga memperingatkan Eropa jika tidak mengamalkan komitmennya, maka Tehran akan menjalankan langkah ketiganya dengan lebih ketat. Kini Iran secara resmi memulai langkah ketiganya.

Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi Sabtu (07/09) seraya menjelaskan langkah teknis Iran di langkah ketiga, mengkonfirmasi dimulainya pengisian bahan bakar mesin sentrifugal IR6 untuk rantai produksi 20 set dan langkah teknis lainnya untuk aktivitas nuklir damai Iran.

Langkah Iran ini seperti dua langkah sebelumnya dalam koridor mekanisme yang diprediksikan di JCPOA.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah sikapnya mengklaim, realita ini bahwa Iran tetap mempertahankan kapasitas luas pengayaan uraniumnya mengindikasikan titik lemah utama kesepakatan dengan Iran.

Gérard Araud, mantan dubes Perancis di Washington saat merespon tweet menlu AS dan tudingannya terhadap Iran menulis, Jika Iran secara bertahap keluar dari JCPOA, ini karena AS menolak kesepakatan yang telah dicapai di meja perundingan dan memulihkan kembali sanksi yang melanggar kesepakatan ini.

Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi

Kamalvandi di jumpa pers seraya menjelaskan bahwa Tehran saat ini tidak berencana menerapkan pembatasan pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di bawah JCPOA, mengingatkan, dengan diambilnya langkah ketiga, Iran mulai mengakhiri komitmennya di bidang teknis dan ini sebuah pesan jelas bahwa selama mereka tidak menjalankan komitmennya, maka tidak boleh berharap Iran menjalankan komitmennya.

Langkah ketiga Iran sejatinya sebuah jawaban atas ketidakmampuan Uni Eropa dalam menunaikan janjinya di bidang peluncuran mekanisme finansial dan mengkompensasi kerugian akibat pendekatan Amerika yang menutup total ekspor minyak Iran.

Slutsky, kepala komite hubungan luar negeri Duma Rusia dalam sebuah statemennya mengungkapkan, langkah ketiga Iran menurunkan komitmen JCPOA-nya sebuah balasan atas sanksi Amerika dan pelanggaran janji Eropa. "AS mengejar satu tujuan nyata, yakni memaksa Iran keluar dari JCPOA dan pada akhirnya meyakinkan Eropa memulihkan kembali paket anti Iran serta langkah-langkah pembatasan di bawah kontrol serta pengawasan Amerika," ujar Slutsky.

Wajar jika setiap keputusan yang diambil Iran di bidang pengayaan tinggi uranium untuk menjamin kebutuhan bahan bakar reaktor nuklirnya atau reaktor riset didasarkan pada hak legal aktivitas damai nuklir dan sesuai dengan ketentuan IAEA serta karena kelayakan di bidang ini. Kapasitas pengayaan dan teknologi nuklir di Iran kini telah stabil dan langkah ketiga penurunan komitmen JCPOA juga membenarkan hal ini.

IAEA sebagai lembaga pengawas aktivitas nuklir di era kepemimpinan Yukiya Amano di 15 laporannya membenarkan kepatuhan penuh Iran terhadap komitmennya. Setelah meninggalnya Amano, Cornel Feruta, penjabat sementara IAEA di laporan pertamanya juga membenarkan kasus ini.

IAEA saat merespon langkah ketiga Iran menyatakan bahwa tim ivestigasinya berada di Iran dan memiliki informasi mengenai pengembangan dan riset sentrifugal Iran.

Sebagai kelanjutan dari interaksi dan kerja sama Cornel Feruta, kepala sementara IAEA dalam kunjungan hari Ahad (08/09) ke Tehran juga akan menyaksikan dari dekat aktivitas Iran di bidang ini. (MF)