Pidato Menkes Iran pada Pertemuan EMRO
Menteri Kesehatan Republik Islam Iran Saeed Namaki mengatakan bahwa pemerintah negaranya telah berhasil mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Namaki dalam pidatonya pada Pertemuan ke-66 Komite Regional untuk Mediterania Timur Organisasi Kesehatan Dunia (EMRO) yang digelar pada hari Selasa (15/10/2019) di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran.
Dia menambahkan, Iran berkomitmen untuk sepenuhnya mengimplementasikan resolusi PBB dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di bidang tujuan pembangunan berkelanjutan.
Namaki menuturkan, sanksi kejam Amerika Serikat dan pelarangan akses rakyat Iran terhadap obat-obatan dan pasokan medis merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
"Pada saat yang sama, AS memberlakukan sanksi yang tidak adil dan mencegah masyarakat kami mengakses obat-obatan dan peralatan yang diperlukan serta bahan makanan dan peralatan medis, di mana ini merupakan ancaman besar bagi kesehatan sebagaimana presiden kami menggambarkannya sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Namaki.
Menkes Iran lebih lanjut menegaskan, Anda sebagai organisasi kunci di dunia mengenai masalah kesehatan diharapkan untuk mendukung hak-hak negara kami.
"Iran telah menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mengatasi bencana alam seperti banjir dan belum mendapatkan bantuan dari negara-negara asing," tuturnya.
Dia mengungkapkan harapan bahwa WHO akan mencegah ketidakadilan, dan Iran siap untuk berbagi pengalaman suksesnya dengan negara lain. (RA)