Menlu Iran: Sanksi AS Rusak Perdagangan Global
https://parstoday.ir/id/news/iran-i74996-menlu_iran_sanksi_as_rusak_perdagangan_global
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan kecanduan AS untuk menerapkan sanksi terhadap negara lain dan bahkan kekuatan besar seperti Cina dan Rusia, telah melemahkan prinsip hubungan internasional serta membahayakan kehidupan jutaan orang dan perdagangan global.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 23, 2019 14:46 Asia/Jakarta

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan kecanduan AS untuk menerapkan sanksi terhadap negara lain dan bahkan kekuatan besar seperti Cina dan Rusia, telah melemahkan prinsip hubungan internasional serta membahayakan kehidupan jutaan orang dan perdagangan global.

Dia menyampaikan hal itu dalam pertemuan para menlu negara-negara anggota Gerakan Non-Blok (GNB) di Baku, Ibukota Azerbaijan, Rabu (23/10/2019).

Menurut Zarif, sebuah konsensus global perlu digalang untuk melawan arogansi Amerika.

"Sangat mendesak bagi masyarakat internasional untuk mengambil sikap yang sama demi memaksa AS meninggalkan jalan yang berbahaya ini untuk menghindari munculnya sebuah tragedi global," tegasnya.

Menlu Iran menandaskan bahwa adanya gerakan untuk melecehkan diplomasi, multilateralisme dan kerja sama internasional, telah meningkatkan tantangan serius di seluruh dunia serta menimbulkan keraguan dan ketidakpastian.

Gerakan Non-Blok (GNB).

"Asia Barat sangat menderita akibat permusuhan terhadap tatanan global. Hak kemerdekaan Palestina sebagai salah satu tujuan utama GNB, sedang diinjak-injak oleh kebijakan sepihak dan destruktif AS, terlebih karena sikap ilegal dan berbahaya negara itu mengenai Quds dan Golan," ungkap Zarif.

Pada kesempatan itu, menlu Iran juga menyoroti kekejaman mengerikan terhadap rakyat Yaman dan konsekuensi regional dari perang yang didukung penuh oleh AS itu.

"Kekejaman ini sedang berada di luar kendali dan menyebabkan meningkatnya ketegangan serta memperburuk ketidakamanan di kawasan," pungkasnya. (RM)