Zarif: Atas Permintaan Suriah, Iran akan tetap Hadir di Damaskus
https://parstoday.ir/id/news/iran-i75132-zarif_atas_permintaan_suriah_iran_akan_tetap_hadir_di_damaskus
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, Tehran dan Moskow akan tetap mempertahankan kehadirannya di Suriah selama diinginkan oleh pemerintah dan rakyat negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 30, 2019 07:42 Asia/Jakarta
  • Zarif bersama Lavrov dan Cavusoglu
    Zarif bersama Lavrov dan Cavusoglu

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, Tehran dan Moskow akan tetap mempertahankan kehadirannya di Suriah selama diinginkan oleh pemerintah dan rakyat negara ini.

Menurut laporan IRNA, Mohammad Javad Zarif Selasa (29/10) malam saat jumpa pers bersama dengan sejawatnya dari Turki, Mevlut Cavusoglu dan Menlu Rusia, Sergei Lavrov di Jenewa menambahkan, Rusia dan Iran hadir di wilayah Suriah atas permintaan pemerintah Damaskus.

Menyindir kehadiran pasukan Amerika di Suriah dengan dalih menjaga ladang minyak, Zarif mengatakan, Presiden AS Donald Trump paling tidak, cukup jujur terkait tujuan negaranya.

Menlu Iran seraya menjelaskan bahwa pembentukan komite konstitusi Suriah awal sebuah proses yang menantang, menambahkan, "Tidak boleh ada intervensi dan represi asing terhadap komite konstitusi dan komite ini hanya milik bangsa Suriah serta diarahkan oleh mereka."

Menlu Rusia di kesempatan tersebut seraya menekankan solusi diplomatik atas krisis Suriah mengatakan, pembentukan komite konsitusi baru Suriah sebuah kemenangan dan prestasi besar bagi bangsa negara ini.

Adapun menlu Turki seraya menegaskan komitmen Ankara mempertahankan integritas wilayah Suriah mengatakan, pemulangan pengungsi Suriah sangat penting.

Sidang pertama komite konstitusi Suriah digelar Rabu (30/10) di kota Jenewa, Swiss (MF)