Araqchi: Tehran tidak akan Berunding dengan AS di Level Apapun
-
Araqchi
Deputi bidang politik menlu Iran, Sayid Abbas Araqchi seraya menjelaskan bahwa Tehran tidak akan berunding dengan Washington di level apapun menekankan, Amerika dengan keluar dari JCPOA telah mengubah dialog menjadi pengalaman buruk dan gagal.
Sayid Abbas Araqchi saat diwawancarai CGTN (China Global Television Network) yang disiarkan Selasa (17/12) malam seraya menekankan bahwa Tehran tidak percaya kepada Washington mengatakan, Iran tidak berunding di bawah tekanan.
Terkait dampak sanksi Amerika terhadap Iran, Araqchi mengungkapkan, "Sanksi membuka peluang bagi Iran dan Republik Islam memiliki ekonomi lebih stabil melalui transaksi barter dengan mitra, pertukaran mata uang nasional dan perencanaan bagi ekonomi minyak.
Deputi bidang politik menlu Iran saat menjawab pertanyaan terkait penurunan komitmen Iran di JCPOA menjelaskan, penurunan tingkat komitmen Iran di kesepakatan nuklir sebuah jabawan bagi kelurnya AS dari perjanjian internasional ini.
Araqchi juga seraya mengkritik sikap Eropa yang tidak memenuhi janjinya menjalankan komitmen JCPOAnya mengingatkan, harus ada keseimbangan antara komitmen Iran di JCPOA dan konsesinya, namun sampai saat ini Iran tidak dapat menikmati konsesi kesepakatan nuklir.
Menyinggung penangkapan delapan mata-mata dan agen asing di Iran, Araqchi mengatakan,"Sejumlah negara ingin mengarahkan protes damai rakyat Iran terhadap reformasi harga bensin ke jalur lain, dan mengobarkan instabilita serta kerusuhan besar-besaran di negara ini. Namun aparat keamanan Iran berhasil menangkap sejumlah oknum yang berhubungan dengan Dinas Rahasia AS (CIA) dan dinas rahasia lain." (MF)