Manuver Gabungan Iran, Rusia dan Cina Teladan Efektif Keamanan
-
Manuver gabungan Iran, Rusia dan Cina
Penyelenggaraan manuver gabungan maritim Iran, Rusia dan Cina di kawasan strategis utara Samudera Hindia dan Laut Oman sebuah bentuk kerja sama regional tanpa melibatkan negara-negara trans-regional.
Manuver laut Iran, Rusia dan Cina yang dimulai hari ini, Jumat (27/12) selama empat hari di kawasan utara Samudera Hindia dan Laut Oman, mengindikasikan efektivitas dan perhatian terhadap teladan regional untuk menyelesaikan masalah.
Upaya untuk menjamin kebebasan kapal dan rute perdagangan di perairan internasional di berbagai kawasan dunia melalui kerja sama negara-negara kawasan tersebut telah terealisasi dan kehadiran negara transregional hanya mengobarkan friksi.
Keamanan regional senantiasa menjadi perhatian dan kekhawatiran berbagai negara. Dan sekaitan dengan hal ini, adanya keamanan maritim yang berkesinambungan di kawasan Laut Oman, Teluk Persia dan utara Samudera Hindia semakin membuat penting peran kawasan ini di perdagangan internasional serta rute vital energi global.
Pemanfaatan teladan kerjasama regional seperti penyelenggaraan manuver bersama Iran, Rusia dan Cina sebuah contoh efektif untuk menjamin keamanan maritim berkelanjutan di kawasan strategis Laut Oman, Teluk Persia dan utara Samudera Hindia.
Urgensitas dan pesan manuver maritim gabungan Iran, Rusia dan Cina semakin besar didorong oleh kekhawatiran bersama, kepentingan ekonomi dan politik bersama, pemahaman atas karakteristik efektif regional dan pemahaman detail mengenai lingkungan sekitar untuk merealisasikan keamanan berkesinambungan di kawasan.
Sekaitan dengan ini, Laksamana Hossein Khanzadi, komandan AL Iran Kamis (26/12) mengatakan, manuver laut gabungan Iran, Rusia dan Cina di Samudera Hindia ditujukan untuk memperkuat keamanan dan sendi-sendinya di kawasan dan digelar oleh negara-negara yang memiliki kedekatan dari sisi ekonomi, politik, sosial, pertahanan dan keamanan.
Terorisme dan pembajakan serta penyelundupan bahan bakar di perairan penting internasional juga kekhawatiran dan kendal abersama negara-negara di rute perdagangan internasional dan urat nadi energi bebas. Menghapus kendala ini dan merealisasikan keamanan maritim permanen melalui pendekatan dan kebijakan sepihak dan heterogen tidak akan terealisasi mengingat karakteristik kawasan.
Republik Islam Iran, Rusia dan Cina sebagai tiga negara kuat yang menentang pendekatan unilateralisme menjelaskan bahwa perealisasian keamanan permanen berada dalam koridor kerja sama regional. Dan dalam hal ini, manuver maritim mereka di kawasan sensitif akan menemukan maknanya.
Sekaitan dengan ini, Koran Cina Global Times Kamis (26/12) menulis, manuver gabungan Iran, Cina dan Rusia di Laut Oman dan utara Samudera Hindia sebuah peringatan kepada Amerika yang memandang berbagai isu global dengan pendekatan unilateralismenya.
Menolak unilateralisme dan mendefinisikan keamanan berdasarkan prinsip regional dan lokal yang menyuarakan pesan perdamaian, keamanan dan itikad baik kepada dunia, sebuah ketentuan koridor dan tujuan utama manuver laut Iran, Rusia dan Cina di Laut Oman dan utara Samudera Hindia. (MF)