Langkah Iran Atasi Penyebaran Covid-19
-
Ekspresi seorang perawat Iran di RS Kamkar, Qom.
Penyebaran cepat virus corona dengan nama resmi Covid-19, menuntut sebuah upaya skala nasional, kerja sama internasional, dan berbagi pengalaman. Hal ini sudah mendapat perhatian dari komunitas medis negara-negara dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Delegasi WHO tiba di Tehran dalam beberapa hari terakhir dan mengunjungi beberapa rumah sakit. Mereka pada hari Kamis (5/3/2020) melakukan pertemuan dengan para pejabat Kementerian Luar Negeri Iran.
Delegasi WHO yang dipimpin oleh Direktur Regional untuk Operasi Darurat, Richard Brennan dijadwalkan akan mengunjungi kota Qom yang menjadi pusat penyebaran wabah corona di Iran.
Setelah bertemu para pejabat Kemenlu Iran di Tehran, Richard Brennan mengatakan pengalaman 16 hari Iran dalam menangani wabah corona dengan mobilisasi seluruh kapasitas pemerintah di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan pelibatan seluruh elemen masyarakat sipil, merupakan sebuah jalan yang tepat dan rasional.
Setelah kasus infeksi corona terkonfirmasi di kota Qom, pemerintah Iran bersama Kementerian Kesehatan mengambil langkah-langkah untuk memerangi penyebaran Covid-19 dan membentuk badan nasional penanganan corona.
Selain mengerahkan seluruh sumber daya pemerintah, masyarakat juga memberikan dukungannya dan mematuhi panduan yang dikeluarkan otoritas kesehatan demi mencegah penyebaran virus ini di Iran.
Manajemen krisis di Iran dalam mencegah penyebaran wabah corona, layak mendapat pujian. Masyarakat telah membantu Kementerian Kesehatan dalam kasus ini dengan menghentikan kegiatan yang melibatkan orang banyak dan menjalankan panduan kesehatan.
Selain itu, para pakar Iran telah mengembangkan kit pengujian virus corona, menambah jumlah laboratorium untuk mendiagnosis infeksi corona, dan melakukan upaya maksimal untuk mengobati pasien.
Jumlah pasien yang sembuh di Iran terus bertambah jika melihat skala penyebarannya dan jika dibandingkan dengan kasus di negara-negara maju. Ini menunjukkan kesuksesan ilmu kedokteran Iran di tingkat regional dan dunia.
Para pakar Iran mendirikan 21 unit laboratorium khusus untuk mendiagnosis infeksi virus corona di seluruh negeri dan jumlah itu akan ditambah menjadi 40 unit dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah-langkah pencegahan diambil oleh Kementerian Kesehatan dengan melibatkan lembaga-lembaga lain termasuk Organisasi Basij, Korps Garda Revolusi Islam, dan militer Iran.
Pemerintah Iran telah menerjunkan 300 ribu personel terlatih dan relawan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat, mensterilkan fasilitas umum dan tempat keramaian, dan mencegah penyebaran virus corona.
Perusahaan-perusahaan di Iran mengerahkan kapasitas penuh untuk memproduksi masker dan hand sanitizer. Persatuan dan solidaritas telah terjalin kuat untuk memerangi penyebaran wabah corona di Iran. Langkah yang diambil oleh komunitas medis, elemen sipil, dan industri di Iran mengundang pujian dari para pejabat WHO.
"Virus ini menyebar di Iran dalam waktu yang sangat singkat. Hingga saat ini, Iran telah membuat kemajuan yang baik dalam mencegah penyebaran Covid-19," tegas Richard Brennan. (RM)