Jumlah Syuhada Gaza Mencapai 70.070 Orang
-
Syuhada Gaza
Pars Today – Seiring dengan terus berlanjutnyanya agresi rezim Zionis terhadap Jalur Gaza dan meskipun adanya pengumuman gencatan senjata, jumlah syuhada di wilayah ini telah mencapai 72.070 orang.
Menurut laporan IRNA pada hari Sabtu (21/2/2026) yang mengutip Kantor Berita Shehab, Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan bahwa selama 48 jam terakhir, satu orang gugur di wilayah ini dan 10 orang lainnya luka-luka.
Berdasarkan laporan ini, sejak pengumuman gencatan senjata di Gaza pada 11 Oktober 2025 (19 Mehr 1404 Hs) hingga saat ini, sebanyak 612 orang telah syahid dan 1.640 orang lainnya luka-luka. Selama periode ini, jenazah 726 syuhada juga berhasil ditemukan.
Dengan memperhitungkan para syahid ini, jumlah total syuhada Gaza sejak 7 Oktober 2023 (15 Mehr 1402), bertepatan dengan dimulainya Operasi Badai Al-Aqsa, hingga kini mencapai 72.070 orang, dan jumlah korban luka mencapai 171.738 orang.
Hal ini terjadi di saat Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) baru-baru ini dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa situasi di Jalur Gaza masih kritis dan rezim Zionis terus mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah ini.
UNRWA dalam pernyataannya menambahkan bahwa meskipun menghadapi tantangan besar, badan ini terus memberikan layanan dasar kepada para pengungsi Palestina di bidang kesehatan, pendidikan, penyediaan tempat tinggal, dan bantuan pangan.
Organisasi ini lebih lanjut menegaskan bahwa jumlah bantuan yang diizinkan masuk oleh rezim Zionis ke Jalur Gaza hanya mencakup sebagian kecil dari kebutuhan bantuan para pengungsi yang terus meningkat.
Di akhir pernyataannya, UNRWA menuntut agar pembatasan dicabut dan masuknya bantuan kemanusiaan segera difasilitasi ke Jalur Gaza.
Penduduk Jalur Gaza, di tengah blokade bertahun-tahun di wilayah ini, menghadapi krisis kemanusiaan yang parah di berbagai sektor kehidupan. (MF)