Buku Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan Masuki Pasar Penerbitan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185910-buku_jurnalisme_dan_kecerdasan_buatan_masuki_pasar_penerbitan_iran
Buku "Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan; Transformasi dalam Industri Berita" karya Tony Silvia, yang berfokus pada dampak kecerdasan buatan terhadap industri berita, telah diterbitkan dalam bahasa Persia.
(last modified 2026-02-22T09:25:50+00:00 )
Feb 22, 2026 16:21 Asia/Jakarta
  • Buku Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan Masuki Pasar Penerbitan Iran

Buku "Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan; Transformasi dalam Industri Berita" karya Tony Silvia, yang berfokus pada dampak kecerdasan buatan terhadap industri berita, telah diterbitkan dalam bahasa Persia.

Buku "Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan; Transformasi dalam Industri Berita" karya Tony Silvia, profesor jurnalisme dan komunikasi digital di University of South Florida, baru-baru ini diterbitkan dalam terjemahan bahasa Persia di pasar buku Iran. Karya ini, yang edisi aslinya diterbitkan pada tahun 2025, mengkaji peran kecerdasan buatan dalam transformasi proses pengumpulan, produksi, dan penyebaran berita.

Silvia dalam buku ini, dengan menggabungkan penelitian akademis dan wawancara dengan para jurnalis serta profesor media, menganalisis peluang dan tantangan kecerdasan buatan dalam industri berita. Ia menulis dalam kata pengantar: "Dari sudut pandang perusahaan media, dan dalam hal efisiensi serta keekonomian, kecerdasan buatan dan jurnalisme adalah pasangan yang sempurna; dalam kerja sama ini, berita diproduksi lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah. Namun, apa yang mungkin hilang?"

Peluang dan Kekhawatiran EtisBerdasarkan pengantar yang diterbitkan di situs web Amazon, buku "Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan; Transformasi dalam Industri Berita" dengan menguraikan keuntungan komersial penggunaan alat-alat kecerdasan buatan, juga membahas kekhawatiran etis, terutama di bidang jurnalisme politik; di mana penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memiliki konsekuensi nyata. Penulis mengajukan pertanyaan-pertanyaan kunci tentang dampak kecerdasan buatan terhadap akurasi, kepercayaan, dan komitmen profesional di media, serta memperingatkan potensi penyalahgunaan teknologi ini.

Buku ini disusun dalam 9 bab dan 4 lampiran praktis, serta mencakup topik-topik seperti sejarah kecerdasan buatan, masuknya teknologi ini ke ruang redaksi, jurnalisme investigasi, media sosial, dan isu-isu etis serta kurasi berita. Dalam kesimpulan buku ini ditekankan bahwa kecerdasan buatan dan jurnalis harus dilihat bukan sebagai pesaing, melainkan sebagai mitra dalam perjalanan evolusi profesional media.

Edisi bahasa Persia buku "Jurnalisme dan Kecerdasan Buatan; Transformasi dalam Industri Berita" dengan terjemahan Behjat Abbasi dan Masoud Mirzaei diterbitkan dalam 280 halaman oleh Penerbit Joyandeh pada musim dingin 1404 H (2026).

Penerbit ini sebelumnya juga telah menerbitkan buku "Hubungan Masyarakat dan Kecerdasan Buatan" karya David Phillips dalam bahasa Persia.(PH)