AS Jegal Penanganan Covid-19 d Dunia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i79788-as_jegal_penanganan_covid_19_d_dunia
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif memuji dukungan internasional untuk mencabut sanksi ilegal AS terhadap Iran, dan menegaskan Amerika Serikat menghalangi perjuangan di tingkat global melawan Covid-19.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 24, 2020 11:08 Asia/Jakarta

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif memuji dukungan internasional untuk mencabut sanksi ilegal AS terhadap Iran, dan menegaskan Amerika Serikat menghalangi perjuangan di tingkat global melawan Covid-19.

Mohammad Javad Zarif di akun Twitternya, Senin (23/3/2020) mengatakan bahwa Amerika Serikat menjegal upaya global dalam memerangi virus corona.

Virus corona adalah epidemi global yang memiliki konsekuensi internasional. Oleh karena itu, setiap jenis tindakan yang menjegal upaya nasional sebuah negara untuk memerangi covid-19, sebagaimana yang dilakukan AS dengan menjatuhkan sanksi ilegal terhadap Iran, tidak hanya berpengaruh terhadap penanganan virus corona di negara itu saja, tapi juga menghambat penanganan covid-19 di tingkat dunia.

Tindakan sepihak dan sanksi terhadap obat-obatan dan peralatan medis yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Iran secara efektif menjegal proses pemberantasan virus corona di Iran. Aksi tersebut telah menimbulkan korban jiwa dari pihak warga sipil Iran.

Penyebaran epidemi Covid-19 di 190 negara dunia menegaskan pentingnya prinsip "solidaritas global" untuk memerangi virus mematikan ini. Dalam situasi seperti itu diperlukan tindakan praktis dan etis di level internasional. Meskipun sejumlah negara sudah bekerja sama dalam penanganan Covid-19, termasuk yang dilakukan Iran, Cina dan Rusia; tetapi sejumlah negara lain belum menunjukkan komitmennya untuk memerangi virus corona di tingkat dunia dengan menjalin kerja sama global. Alih-alih bekerja sama, AS justru menjegal langkah Iran untuk memberantas penyebaran Covid-19.

 

sanksi AS terhadap Iran

 

Utusan Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Austria, Mikhail Ulyanov, menulis di akun Twitter pada hari Senin, yang mengkritik berlanjutnya sanksi AS terhadap Iran. Ia menulis, "Di tengah penyebaran Covid-19, mengapa hanya Rusia, Cina dan Kuba  yang membantu Italia, lalu di mana Uni Eropa dan AS? Ada masalah besar yang terjadi di dunia saat ini,".

Perilaku beberapa negara Eropa terhadap Iran, yang saat ini sedang berjuang melawan virus corona merupakan indikasi dukungannya terhadap tindakan sepihak dan lalim AS terhadap Iran, yang sebenarnya menghambat upaya melawan virus corona.

Di tengah puncak perjuangan Iran melawan Covid-19, selain menerima bantuan medis dari negara-negara sahabat seperti Cina, Iran sendiri berjuang sekuat tenaga untuk menangani virus corona dengan memanfaatkan semua kemampuan medisnya dan penerapan protokol kesehatan yang cermat.

Pengumuman harian Kantor Pusat Penanganan Nasional Covid-19 di Iran menunjukkan bahwa prospek memerangi virus corona di Iran berjalan sesuai dengan rencana nasional yang cermat, dan melibatkan mobilisasi semua fasilitas di sektor publik, militer, dan masyarakat.

Pengalaman bersejarah selama 8 tahun perang yang dipaksakan rezim Saddam Hussein terhadap Iran menunjukkan kapasitas nasional negara ini yang besar dalam menangani krisis, menjadikan Iran bisa mengatasi masalah Covid-19, terutama dengan kerja keras serta dedikasi para dokter dan tim kesehatan, serta dukungan seluruh elemen bangsa dan negara.

Sebagaimana ditegaskan Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani yang menekankan bahwa sejarah  berulang, dan kali ini, meskipun menghadapi sanksi AS yang belum pernah terjadi sebelumnya, Iran akan berhasil memerangi Covid-19, yang akan membuat dunia kagum.(PH)