Lebih dari Lima Miliar Dolar Uang Iran Tertahan di Irak
-
Abdolnaser Hemmati.
Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati mengatakan kami akan menggunakan sumber valuta asing kami di Irak yang berjumlah lebih dari lima miliar dolar.
Saat ini uang dari hasil ekspor gas dan listrik Iran ke Irak tertahan di bank-bank negara itu karena sanksi ilegal Amerika Serikat.
Hemmati dalam sebuah pernyataan di Tehran, Rabu (14/10/2020) menuturkan Iran telah mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan uang yang diblokir di negara lain.
"Pembicaraan dengan negara-negara yang memblokir uang Iran telah dimulai," tambahnya.
Hemmati menjelaskan bahwa beberapa negara lain menyambut positif penggunaan pendapatan devisa. Dalam hal ini, pedagang dan importir secara bertahap akan mengetahui di negara mana kami memiliki akses ke sumber daya kami.
AS secara ilegal memblokir aset Iran di luar negeri dalam kerangka menjalankan kebijakan tekanan maksimum terhadap Republik Islam. (RM)