Reaksi Rahbar atas Kekalahan Trump dalam Pilpres AS
Situasi di Amerika Serikat, dan apa yang mereka katakan terkait pemilu adalah sebuah pertunjukan.
Akun Twitter Pusat Informasi Kantor Perlindungan dan Penerbitan Karya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, menanggapi kekalahan Donald Trump, dan kemenangan Joe Biden dalam pemilu presiden Amerika.
Dalam cuitannya, Rahbar menulis, ini adalah contoh citra buruk demokrasi liberal di Amerika, terlepas dari hasil, ada sesuatu yang sangat jelas, dan itu adalah runtuhnya secara pasti politik, sosial, dan moral rezim Amerika.
Media-media Amerika termasuk CNN, Fox News, CBS, Associated Press, dan New York Times, Sabtu (7/11/2020) mengumumkan kemenangan Joe Biden dalam pilpres Amerika dengan perolehan 290 electoral votes, dan berhasil mengungguli rivalnya Trump dengan 214 electoral votes.
Hal yang pasti adalah, terlepas dari hasil pemilu yang diumumkan, substansi nyata politik Amerika adalah imperialis, dan dominasi. Kebijakan ini tidak akan pernah berubah hanya dengan perubahan lahir pada inti pemerintahan, dan bergilirnya kekuasaan di antara dua gerakan dominan yang menentukan nasib politik Amerika.
Kenyataan di masa lalu, dan hari ini menunjukkan bahwa apa yang disebut sebagai perubahan dalam kebijakan-kebijakan Amerika tidak lebih dari perbedaan lahir dalam metode, dan strategi politikus Amerika.
Oleh karena itu, pergantian presiden di Amerika tidak terlalu berpengaruh pada penyelesaian masalah global yang sebagian besar merupakan buah dari nafsu berkuasa, dan imperialis Amerika.
Ketidakadilan, diskriminasi, pemaksaan perang, dan materialisme yang ekstrem di antara indikator ajegnya kebijakan Amerika. Selain itu perlu ditambahkan, kosongnya klaim demokrasi di Amerika.
Rahbar minggu lalu dalam pidatonya yang disiarkan langsung lewat televisi dalam memperingati maulid Nabi Muhammad Saw, dan Imam Jafar Shadiq as menyinggung sikap kontroversial, perilaku buruk dan skandal dalam pemilu Amerika.
Menurutnya, kondisi ini adalah contoh dari wajah buruk demokrasi liberal Amerika. Rahbar menjelaskan, terlepas dari siapa yang akan memimpin di Amerika, situasi saat ini menunjukkan keruntuhan akut sosial, politik, dan moral di Amerika, dan ini adalah masalah yang diakui oleh para intelektual, dan pemikir di Amerika.
Ayatullah Khamenei kemudian menyatakan bahwa sistem poitik semacam ini akan binasa, dan hancur, dan menegaskan, jika sebagian berkuasa, kehancuran ini akan terjadi lebih cepat, dan jika beberapa yang lain memimpin, mungkin saja sedikit terlambat, tapi nasib sudah ditetapkan, akan binasa.
Pejabat Amerika berulangkali menunjukkan bahwa untuk menjaga kepentingan haramnya, siap melakukan apa saja, bahkan jika harus melakukan kejahatan anti-kemanusiaan seperti penggunaan bom atom sekalipun.
Amerika 41 tahun yang lalu dengan ancaman, dan sanksi serta dukungan atas rezim Saddam Hussein di Irak dalam perang yang dipaksakan, dan memberikan bantuan senjata kimia, kemudian mendukung perusuh, dan dengan cara-cara penggulingan dari dalam dengan kerangka perang lunak, dengan teror dan dukungan atas teroris, bahkan mencegah Iran mendapatkan obat, dan peralatan medis di masa sulit wabah Virus Corona, mengerahkan semua upaya untuk memukul rakyat Iran.
Cuitan Rahbar pada kenyataannya mengingatkan semua realitas yang membuktikan bahwa substansi Amerika sejak dahulu sampai sekarang tidak pernah berubah, dan saat ini perilaku buruk itu tampak dalam wajah demokrasi liberal di Amerika. (HS)