Iran Menanggapi Klaim Perwakilan Saudi di PBB
https://parstoday.ir/id/news/iran-i87235-iran_menanggapi_klaim_perwakilan_saudi_di_pbb
Konselor pertama wakil tetap Republik Islam Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menanggapi klaim Duta Besar Saudi yang keberatan dengan pencantuman masalah JCPOA dalam pernyataan para menteri G77.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Nov 14, 2020 10:10 Asia/Jakarta
  • Ali Hajilari, Konselor Pertama Wakil Tetap Iran di PBB
    Ali Hajilari, Konselor Pertama Wakil Tetap Iran di PBB

Konselor pertama wakil tetap Republik Islam Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menanggapi klaim Duta Besar Saudi yang keberatan dengan pencantuman masalah JCPOA dalam pernyataan para menteri G77.

Ketika meratifikasi Deklarasi G77 + Cina yang menentang sanksi terhadap Iran, duta besar Arab Saudi untuk PBB keberatan dengan penyertaan JCPOA dalam pernyataan para menteri kelompok G77, dan mengklaim bahwa masalah JCPOA sebenarnya adalah pernyataan politik oleh Iran yang secara tidak adil dimasukkan ke dalam deklarasi menteri-menteri kelompok ini beberapa tahun yang lalu dan tidak diperlukan lagi konfirmasi seperti itu dilanjutkan oleh menteri-menteri kelompok G77.

JCPOA

"Sungguh mengejutkan bahwa Dubes Arab Saudi mengklaim bahwa paragraf tentang JCPOA telah dimasukkan ke dalam teks pernyataan para menteri di bawah tekanan Iran. Karena ketika paragraf ini, yang menurut Dubes, dimasukkan ke dalam pernyataan itu, dirinya hadir dan tidak protes," ungkap Ali Hajilari, Konselor Pertama WATAP Iran di PBB menjawab klaim Dubes Saudi di PBB. Demikian dilaporkan IRIB hari Sabtu (14/11/2020).

Hajilari mengatakan bahwa klaim Arab Saudi bahwa JCPOA tidak terkait dengan pernyataan menteri-menteri G77 adalah penghinaan bagi semua menteri luar negeri kelompok itu. Menurutnya, "Sekitar 140 menteri luar negeri dari berbagai negara tidak dapat mengidentifikasi bahwa masalah JCPOA tidak terkait dengan pernyataan para menteri dan hanya Arab Saudi yang mengenalinya?"

Mmenteri-menteri luar negeri negara-negara anggota G77 dan Cina dalam pernyataannya pada Kamis malam menekankan pencabutan sanksi sepihak terhadap Republik Islam Iran.

Para menteri luar negeri G77 dan Cina juga menegaskan dukungannya terhadap JCPOA yang merupakan contoh kuat multilateralisme yang berhasil dalam menyelesaikan isu global.

Kelompok G77 + Cina, dengan 136 anggota, adalah kelompok terbesar dan terkuat di Perserikatan Bangsa-Bangsa.