Hemmati: Iran Kesulitan Beli Vaksin Corona Karena Sanksi AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i88029-hemmati_iran_kesulitan_beli_vaksin_corona_karena_sanksi_as
Gubernur Bank Sentral Republik Islam Iran Abdolnaser Hemmati mengatakan, pembelian vaksin Corona, Covax harus dilakukan melalui jalur resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Iran menghadapi kendala untuk membayar dan mengirim valuta asing yang dibutuhkan untuk membeli vaksin COVID-19 akibat sanksi tak manusiawi pemerintah AS dan keharusan untuk mengambil ijin Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS atau US Office of Foreign Assets Control (OFAC).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 07, 2020 17:39 Asia/Jakarta
  • Vaksin COVID-19
    Vaksin COVID-19

Gubernur Bank Sentral Republik Islam Iran Abdolnaser Hemmati mengatakan, pembelian vaksin Corona, Covax harus dilakukan melalui jalur resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Iran menghadapi kendala untuk membayar dan mengirim valuta asing yang dibutuhkan untuk membeli vaksin COVID-19 akibat sanksi tak manusiawi pemerintah AS dan keharusan untuk mengambil ijin Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS atau US Office of Foreign Assets Control (OFAC).

Seperti dilaporkan IRNA Senin (7/12/2020),  Hemmati dalam sebuah pesan di instagram menulis, terkait vaksin Corona sejumlah tak sadar atau bias berusaha membersihkan langkah tak manusiawi Amerika mensanksi Iran, dan menekankan klaim palsu AS tidak ada pembatasan dalam transaksi obat-obatan.

Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati

Gubernur Bank Sentral Iran menambahkan, Korea Selatan saat mentransfer uang melalui U-turn berupa dolar bagi pembelian barang kemanusiaan, tidak mampu memberi jaminan bahwa uang bank sentral Iran akan diambil pemerintah Amerika saat transaksi.

"Dana Moneter Internasional (IMF) mendapat tekanan dan ancaman AS meski mengakui kebenaran Iran dan tidak adanya kendala ekonomi atau hukum, bahkan tidak berani membahas dana pinjaman kemanusiaan Iran di dewan kepemimpinan badan ini," tambah Hemmati.

Sanksi sepihak dan zalim Washington yang mencakup produk mendasar dan bahkan obat-obatan serta peralatan medis telah menimbulkan kesulitan besar bagi rakyat Iran, khususnya pasien Corona. (MF)