Zarif: 23 Februari Pengawasan IAEA di Iran akan Dibatasi
-
Menlu Mohammad Javad Zarif
Menteri luar negeri Republik Islam Iran seraya menekankan bahwa kerjasama Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan berlanjut mengatakan, terhitung sejak 23 Februari mendatang, pengawasan IAEA akan diturunkan.
Seperti dilaporkan IRIB, Mohammad Javad Zarif di sela-sela sidang kabinet terkait implementasi keputusan parlemen terkait JCPOA mengungkapkan, berdasarkan undang-undang parlemen, sejak 23 Februari salah satu langkah hukum yang ditentukan adalah penurunan pengawasan IAEA bukan penghentiannya.
Ia menambahkan, berdasarkan kesepakatan safeguard sebuah standar pengawasan IAEA, sampai saat ini Kami telah melaksanakannya dan tetap mematuhinya; sebagai salah satu langkah tanpa meratifikasinya Kami melaksanakan protokol tambahan secara sukarela, dan kini Kami memutuskan untuk menghentikan langkah sukarela tersebut.
"Atas permintaan Direktur Jenderal IAEA, Kami akan bernegoisasi dengannya; Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) juga secara resmi menyatakan kepada IAEA bahwa sejak 23 Februari langkah sukarela Kami melaksanakan protokol tambahan akan dihentikan, namun pengawasan lembaga ini akan dilanjutkan," ungkap Zarif.
Seraya mengisyaratkan bahwa Iran siap berunding dengan IAEA terkait kualitas dan mekanisme pengawasan ini, Zarif menambahkan, pengawasan IAEA di mayoritas negara dunia dilakukan secara wajar dan terus berlanjut; selain itu pihak seberang di JCPOA baik Amerika maupun Uni Eropa harus kembali ke komitmennya.
"Langkah yang telah diambil Iran sesuai dengan pasal 36 JCPOA dan Kami tetap komitmen terhadap kesepakatan nuklir, seperti yang dinyatakan otoritas tertinggi negara, jika AS mencabut sanksi ilegal dan seluruh penandatangan kesepakatan nuklir menjalankan komitmennya, tidak ada alasan bagi Iran untuk mengambil langkah kompensasi," tandas Zarif.
Lebih lanjut menlu Iran menambahkan, jika pihak-pihak seberang kembali ke JCPOA, maka saat itu, Kami dapat melanjutkan implementasi penuh protokol tambahan seperti lima tahun lalu. (MF)